Sabigaju.com – Salah satu trend yang kini booming dan di gandrungi oleh masyarakat adalah kegiatan video blogging atau dikenal dengan istilah Vlog yakni kegiatan blogging dengan menggunakan medium video untuk merekam video berupa kegiatan dan aktifitas yang tengah kita lakukan. Para Vlog biasanya mengupload video buatan mereka di laman Youtube ataupun lewaat akun sosial meia mereka lain seperti Facebook Instagram ataupu Twitter

Belum lama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) tyang cukup aktif di sosial medi mengunduh sebuah Vlog. Vlog tersebut diluncurkannya pada saat masyarakat seakan dalam tensi tinggi
menghadapi jalannya Pilkada serentak yang digelar pada tanggal 15 februari lalu.

Lewat Vlognya tersebut, Jokowi tampaknya tak butuh konsultan atau penasehat politik untuk meredakan suasana politik yang tengah memanas jelang Pilkada serentak, terutama yang paling panas terjadi di Pilkada di ibu kota DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat para menteri nampak panik untuk meredakan tensi politik, hingga terjun menegosiasi konflik. Jokowi rupanya tak butuh kerangka sistemik untuk memecah kebuntuhan komunikasi yang secara liar kerap melebar di jejaring media sosial. Hanya butuh sebuah vlog kocak dan tampil natural Jokowi setidaknya mampu redakan tensi politik. Ia menggeser perhatian publik yang jemu dengan perang komentar ke euphoria final Piala Presidenm 2017 yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogyakarta belum lama ini.

Vlog yang diunggah ke kanal Jokowi di Youtube itu dibuat saat laga perdana yang mempertemukan PSS Sleman dan Persipura. Jokowi “mempromosikan” vlog terbarunya itu lewat kicauan Twitter, belum lama ini.

“PSS Sleman vs Persipura seru, walau skor 0-0. Rame banget tadi. Yuk, nonton bola lagi di Piala Presiden 2017 -Jkw,” kicau Jokowi diikuti tautan menuju kanal Youtube-nya.

Dalam Vlog tersebut Jokowi terlihat tampil sederhana, apa adanya. Hanya ada satu adegan pendek saja yang menampilkan wajahnya. Jokowi nampaknya hanya menggunakan kamera ponsel untuk mengambil gambar tersebut. Sebelumnya, memang terlihat dalam tayangan langsung laga yang disiarkan stasiun televisi swasta, Jokowi merekam sesuatu dengan kamera ponsel.

“Saat ini saya sedang menyaksikan pertandingan sepak bola turnamen Piala Presiden 2017 antara PSS Sleman dan Persipura Jayapura. Ayo kita lihat sejenak, selamat menyaksikan, maju terus sepak bola Indonesia,” kata Jokowi dalam vlog berdurasi 30 detik itu.

Hingga saat ini vlog tersebut sudah ditonton ribuan orang. Dengan tampilan itu Jokowi seakan hendak menunjukan jika apapun posisi yang melekat padanya dia tetaplah manusia biasa yang tampil laiknya rakyat pada umumnya.

Bukan kali ini saja Jokowi tampil bak rakyat pada umumnya. Sebelumnya Jokowi juga kerap tampil melalui vlog yang diunggah sang putra, Kaesang Pangarep, melalui adegan adu panco. Dari situ Jokowi seakan hendak melebur bersama euphoria rakyat di tengah memanasnya isu pilkada yang digelontorkan para elit politik.

Di mata budayawan, Khudori Husnan, sosok otentik Jokowi memang sulit ditandingi. Ia seakan mampu melabrak pakem, dan selalu bisa memecah kebuntuan di tengah keseriusan teka-teki para ahli, aktivis dan simpatisan parpol mengukur kontestasi pilkada. “Jokowi memang otentik, ia sulit keluar dari kebiasaan rakyat pada umumnya yang seneng selfie, bikin vlog dan sejenisnya. Karena itu marah pada Jokowi sia-sia,” tuturnya.

“Orang yang tampil apa adanya sulit dimanipulasi, bahkan apapun jabatan yang melekat padanya ia tetap bisa menikmati kebiasannya, itu yang saya kira otentik, jadi tak perlu taktik pencitraan untuk meredakan tensi politik bagi Jokowi, bahkan saking otentiknya maka wajar jika Jokowi kerap jadi trendsetter. Maka bisa dipahami secara tersirat lewat vlog tersebut seakan jadi obat penurun tensi politik saat ini, biar rakyat tak mengkerut terus, gembira intinya”pungkas esais kebudayaan ini.(Sbg/ink)

Comments