Pernikahan Ala-ala
Pernikahan ala-ala kerap menjadi sesuatu yang dipikirkan oleh seorang pria dan tak jarang menimbulkan sakit kepala. (Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Semua mengakui bahwa menikah adalah salah satu fase kehidupan yang sakral, diimpikan, dan mudah-mudahan berjalan satu kali seumur hidup. Tapi masalahnya, pernikahan yang membahagiakan bisa jadi bumerang untuk para cowok. Apalagi jika sudah berhadapan dengan model pernikahan ala-ala.

Kalau kamu bisa lihat, saat ini sudah banyak sekali platform dan wedding planner bertebaran di media sosial. Yup Pernikahan ala-ala  selalu memamerkan real wedding yang notabene megah, syahdu, intimate, dan indah. Rata-rata mengambil artis sebagai role modelnya.

Kemudian berlanjut pada showing tren tema pernikahan unik. Rustic, bohemian, shabby chic, traditional modern, vintage, dan segala macam rupanya. Mungkin ini memanjakan impian dan angan wanita. Tapi bagaimana dengan pria?  Apakah mereka menginginkan pernikahan ala-ala?

Jelas bikin pusing kepala. Segala tuntutan akhirnya dilimpahkan kepada calon suami sedangkan ada perjalanan panjaaaaang sekali setelah menikah nanti. Apa aja sih poin pernikahan ala-ala yang sering bikin sakit kepala pria?

BACA JUGA

 

Catering

Pernikahan Ala-ala
(Foto: Unsplash)

Ini adalah main point dari pernikahan. Enggak mungkin kan tamu yang diundang enggak dijamu saat menghadiri pernikahanmu ?

Masalahnya, ada berapa tamu yang diundang? Biasanya ini bikin pusing lantaran banyak sahabat yang harus diundang dan belum lagi permintaan orangtua yang ingin mengundang orang sekabupaten ke resepsi pernikahan kamu.

Yes, pernikahan ala-ala bisa menawarkan seberapa hebat beban yang bisa membuatmu sakit kepala.

Dekorasi Dalam Pernikahan Ala-ala

Pernikahan Ala-ala
(Foto: Unsplash)

Karena adanya tren konsep pernikahan yang terus berubah, biasanya sih calon istri mintanya yang indah-indah.

Pengeluaran untuk dekorasi ini juga enggak kalah besar, Sob! Kalau katering sih jelas untuk makan, kalau dekorasi?

Cetak undangan dan souvenir

Pernikahan Ala-ala
(Foto: Unsplash)

Selain jumlah undangannya, biasanya desain undangan harus bisa mengikuti tema pernikahan ala-ala. Jaman sekarang ini, cetak undangan bagus lumayan juga harganya. Belum lagi souvenirnya yang makin unik. Kalau dikalikan seribu undangan, berapa kira-kira ya?

Hitung yang benar dan siapkan obat pereda sakit kepala.

Attire

Pernikahan Ala-ala
(Foto: Unsplash)

Hal lain dari pernikahan ala-ala yang bikin pusing kepala para pria adalah soal Baju pengantin.

Baju juga enggak kalah mahal, Sob. Makin banyak desainer handal yang menawarkan baju indah untuk pernikahan. Ya karena kehandalannya itu, harganya jadi lumayan juga.

Pre Wedding

Pernikahan Ala-ala
(Foto: Unsplash)

Sekarang ini, banyak banget konsep pre wedding unik. Unik dari segi temanya, busananya, sampai settingnya. Momen prewedding adalah salah satu bagian sakral dari pernikahan ala-ala.

Kamu bisa bayangin kan berapa budget untuk sewa tim dokumentasi, kostum, ongkos ke lokasi, make up, dan lain-lainnya. Duh!

Bridal Shower atau Pesta Bujang

Pernikahan Ala-ala
(Foto: Unsplash)

Ini juga lagi tren banget,  dan bagian dari pernikahan ala-ala Sob! Biasanya teman-teman kamu akan mengadakan pesta kecil untuk kamu sebelum menikah.

Bisa jadi di restoran, rumah, atau club malam sekalipun. Inget ya, kamu mesti traktir mereka!

Masih banyak banget poin yang bikin pusing. Seserahan, tren br hiburan, post wedding dan lain-lain. Jadi harus gimana?

Coba jangan pusing dulu. Ini sebetulnya adalah proses pra pernikahan yang harus kamu jalani bersama calon istri. Kamu bisa anggap ini trial sebelum menikah.

Pernikahan Ala-ala
(Foto: Unsplash)

Diskusikan dengan dia bahwa apa yang lebih penting. Kamu harus bisa memangkas semua hal yang sebetulnya tidak perlu ada.

Kamu juga bisa menyampaikan padanya bahwa upacara pernikahan adalah fase singkat. Fase sebetulnya adalah setelah menikah dan lebih baik kalian menyiapkan fase ini sebaik mungkin.

Tapi, kamu juga bisa mewujudkan pernikahan ala-ala ini jika mau bekerja keras. Tentu karena ini akan terjadi sekali seumur hidup, kan? Kamu bisa membuatnya jadi momen yang tak terlupakan.

Nah, kalau kalian sudah mencapai kata sepakat dengan baik, maka anggap ini sebagai pembelajaran untuk kehidupan rumah tangga nanti. So, selamat berjuang ya, Sob! (Sbg/Dinda)

Comments