Hari ini, tanggal 20 Maret  diperingati sebagai Hari Mendongeng Sedunia. Begitu banyak warganet di Twitter yang mengajak untuk menghidupkan lagi budaya mendongeng di negeri ini. (Foto: Pixabay)
Hari ini, tanggal 20 Maret  diperingati sebagai Hari Mendongeng Sedunia. Begitu banyak warganet di Twitter yang mengajak untuk menghidupkan lagi budaya mendongeng di negeri ini. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Perkembangan teknologi yang pesat saat ini sepertinya membuat budaya mendongeng ditinggalkan. Padahal dahulu, kegiatan mendongeng kerap dilakukan para orang tua sebagai pengantar anak tidur.

Yup, tradisi mendengarkan ataupun mendongeng bisa dibilang tergusur oleh teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang begitu pesat.

Imbasnya, sepanjang hari anak-anak sudah terbiasa menonton beragam sajian acara TV hingga internet lewat gadget. Mulai dari film, kuis, sinetron, hingga infotainment yang sebenarnya bukan tontonan tepat bagi mereka.

Trending Topic di Twitter

Hari ini, tanggal 20 Maret  diperingati sebagai Hari Mendongeng Sedunia. Peringatan Hari Dongeng Sedunia pertama diawali pada tahun 1991-1992 oleh para pendongeng di Swedia dengan nama All Storytellers Day.

Kemudian pada tahun 1997 diadakan Celebration of Story selama lima minggu untuk memperingati tanggal 20 Maret sebagai Hari Dongeng Sedunia.

Warganet lewat akun Twitter mereka begitu banyak yang mengucapkan Selamat Hari Mendongeng Sedunia. Tak sedikit yang membagikan kenangan saat orangtua mereka kerap mendongengkan mereka di masa kecil dahulu.

Bahkan ternyata ada juga warganet yang masih memelihara budaya mendongeng dan masih mendongengkan anak anak mereka tentang cerita cerita positif.

Ramainya ragam komentar dan tanggapan warganet membuat ucapan Selamat Hari Mendongeng Sedunia masuk dalam jajaran trending topic di jagat Twitter Tanah Air.

Ragam Manfaat Mendongeng untuk Anak

Umumnya dongeng selalu diidentikkan dengan mimpi dan hal-hal kebaikan lainnya. Lebih dari itu dongeng memiliki manfaat yang baik, terutama bagi anak.

Menurut penelitian, malam hari sebelum tidur adalah waktu otak untuk berkembang sehingga baik untuk menyerap informasi.

Selain itu dongeng juga dapat membantu meningkatkan imajinasi anak. Imajinasi yang terasah dengan baik dapat meningkatkan kreativitasnya. Hal ini membantu anak untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan keinginan untuk mengenal dunia luar.

Dr. Sung Min dari Institute of Mental Health Singapura mengungkapkan bahwa membacakan suatu cerita dapat mendorong perkembangan bicara dan bahasa anak. Selain itu, pembacaan cerita juga dapat membantu anak-anak dalam belajar keberaksaraan dengan cara yang menyenangkan.

Mendongeng Membuat Anak Jadi Cerdas

Sebuah cerita dapat memberikan dampak yang besar bagi anak. Selain belajar mengenai hal-hal positif, kegiatan ini juga akan membantu mereka menciptakan daya imajinasi dan membuat anak lebih kreatif.

Storytelling atau mendongeng selalu menjadi sebuah seni yang menarik. Melalui mendongeng atau bercerita, anak-anak mendapatkan gambaran akan budaya dan gaya hidup yang berbeda hingga membantu mereka menjelajahi dunia baru dan melibatkan mereka dalam visualisasi plot dan karakter.

Dengan bercerita dapat meningkatkan kreativitas dan membantu terciptanya imajinasi. Mendongeng yang baik adalah berperilaku keluar dari ceritanya. Orang tua yang dapat mendongeng diketahui memiliki ikatan emosional yang lebih pada anak mereka dan mendongeng dapat juga mengajarkan anak menjadi lebih kreatif.

Hal itu diamini oleh pendongeng kenamaan asal Inggris Jo Blake Cave yang mengatakan, “Bercerita adalah bentuk seni paling kuno dan orang yang tinggal di seluruh dunia selalu terhubung dengan seni ini. Imajinasi kami memberikan kemampuan untuk berhubungan dengan orang di seluruh budaya dan saya selalu kewalahan oleh kesamaan dalam budaya bukan oleh perbedaan”, pungkasnya

So, Ayo giatkan dan hidupkan lagi budaya mendongeng di negeri ini. (Sbg/rig)

Comments