Pria Pasif-agresif
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Sebenarnya baik pria dan wanita mempunyai kemampuan yang sama dalam urusan menggoda lawan jenisnya . Namun, jika dihitung berapa kali seorang pria menggoda wanita tentu akan ketahuan bahwa pria memang lebih suka menggoda daripada kaum Hawa.

Dan umumnya, pria sering berupaya menarik wanita dengan sejumlah rayuan. Terlepas dari suka atau tidaknya para wanita. Namun, inilah cara pria untuk memikat hati anda agar bisa lebih dekat dan menjalani hubungan yang lebih serius nantinya.

Nah dalam urusan menggoda, ada salah satu tipe pria yang masuk dalam kategori pasif-agresif dimana mereka sering  mengungkapkan rasa tidak suka mereka secara tak langsung

Mereka adalah penggoda yang menggunakan segala upaya dilakukan sampai akhirnya memenangkan hati wanita. Tapi, setelah itu malah menyerah.

Para pria yang memiliki tabiat ini akan menunjukkan beberapa gejala, seperti menghindari tanggung jawab, sengaja tidak bisa melakukan sesuatu, juga menolak untuk menyebutkan apa yang sebenarnya mereka inginkan.

BACA JUGA: Sederet Hal yang Membuat Pria Memikirkan Tentang Seks

Senang Memuaskan Diri Sendiri

Menurut Scott Wetzler, Ph.D., psikolog klinis, menjelaskan pria pasif-agresif ini senang dengan permainan yang bisa memuaskan dirinya hanya untuk sesaat. Pria ini ingin wanita menginginkannya, tetapi ia tidak ingin membalas rasa ke wanita.

Menurutnya, pria yang pasif-agresif dalam “menggoda” begitu menarik wanita, ia meninggalkan tiba-tiba.

Bahkan jika dia melihat wanita tidak tertarik pada awalnya, dia berusaha memikat sang wanita, menggodanya dan membuat wanita membutuhkannya. Namun, kemudian menolak wanita tersebut.

Begitu juga dalam seks, kata Wetzler, yang bagi kebanyakan orang merupakan interaksi yang kompleks.

Apalagi bagi pria pasif-agresif, sehingga takut jika hubungannya lebih intim, ada ketergantungan, dan kompetisi. Padahal hal tersebut yang menghambat pasangan mendapat kepuasan seksual timbal balik.

“Rincian seks dari luar bisa menyiksanya jika dia merasa tidak aman. Dia akan sedih tentang bagaimana ukuran dia di mata pria lain – daya tarik fisiknya atau ukuran penisnya atau kinerja seksualnya,” tulis Wetzler dalam bukunya Living with The Passive Aggressive Man.

BACA JUGA: Jebakan Seks Honey Trap, Dulu dan Sekarang

Sulit Dipahami

Selain itu, lanjut Wetzler, pria pasif-agresif sadar dengan yang wanita inginkan darinya secara seksual. Ini yang membuat pria pasif-agresif merasa tertekan dan tak berfungsi dengan baik di bawah tekanan.

Menurut Wetzler, pria tipe ini sulit dipahami. Kontak fisik yang terbuka bisa membuatnya takut. Dia bisa khawatir akan mengungkapkan terlalu banyak tentang dirinya ketika begitu berhasrat atau dekat.

“Pria pasif-agresif emosional, ia takut ketika perasaannya di bawah kekuasaan seorang wanita. Ia ingin terlihat kuat, mengendalikan tubuhnya dan tubuh Anda,” ujarnya.

Pada pria pasif-agresif, ia akan pasif dan agresif secara simultan. Taktik pasif-agresif tidak mudah dibaca pada awalnya. Alhasil wanita butuh beberapa saat untuk mencari tahu maksud pria ini.

BACA JUGA: Jangan Gegabah Bila Sedang Mabuk Cinta 

Sayangnya, kata Wetzler, pria penggoda pasif-agresif ini terkadang tidak menyadari apa yang dia lakukan.

Beberapa pria merasa dirinya benar dan tidak bersalah. Sedangkan wanita sudah dikecewakannya, patah hati, hingga merasa malu.

Nah, kamu sendiri apakah termasuk tipe pria yang pasif agresif Sih? (Sbg/Rig)

Comments