Revenge Porn
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Kecanggihan teknologi selain mendatangkan berbagai kemajaun dalam berbagai bidang ternyata juga dimanfaatkan segelintir orang berpikiran kerdil dengan melakukan revenge porn.

Revenge porn adalah tindakan mempublikasikan konten seksual seseorang yang dilakukan oleh pasangan atau mantan kekasih/istri tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan.

Dalam kasus lain, revenge porn bisa dilakukan oleh orang yang memang berniat melakukan pencemaran nama baik atau merusak citra pihak lain.

Aksi ini jelas-jelas mengorbankan seorang individu dan melukai keluarganya sebab dipicu oleh dendam maupun maksud jahat lainnya.

Belajar dari maraknya kasus penyebaran konten pribadi belakangan ini kamu harus berhati-hati dalam hubungan dan hindari merekam adegan pribadi di ponsel.

Sebab, selain hubungan bisa putus, data di ponsel sangat rentan bocor, salah satunya karena hilang atau dicuri.

Dendam Digital Berujung Kerusakan Mental

Aksi revenge porn sendiri membawa dampak kesehatan mental yang serius bagi para korban.

Dalam jurnal berjudul Revenge Pornography: Mental Health Implications and Related Legislation, korban harus mengatasi konsekuensi pribadi dan psikologis jangka panjang, mengingat bahwa foto atau video yang disebarluaskan dapat terus menghantui mereka sepanjang hidup mereka.

Tak hanya itu, 49 persen korban melaporkan bahwa mereka mengalami rasa malu di dunia maya dan cyberstalking oleh pengguna online yang melihat foto-foto yang telah diunggah.

Studi yang sama mencatat bahwa 80 hingga 93 persen korban menderita tekanan emosional yang signifikan setelah foto-foto eksplisit mereka tersebar.

Dampak yang Terjadi Pada Korban Revenge Porn

Banyak konsekuensi negatif jangka panjang dari kasus  yang berkaitan dengan penyebaran video pribadi ini.

Hal ini membuat para korban menderita dampak kesehatan mental  seperti depresi, penarikan diri, rendah diri, dan perasaan tidak berharga.

Hal lain yang juga dialami adalah Kesedihan kemarahan, rasa bersalah, paranoia, depresi, atau bahkan bunuh diri. Mungkin juga ada kemunduran dalam hubungan pribadi dan perasaan terisolasi.

Selain kerusakan psikologis, korban mungkin mengalami pemutusan hubungan kerja atau mungkin mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan di masa depan.

Bahkan, beberapa korban terpaksa mengganti nama mereka dalam upaya untuk melarikan diri dari masa lalu mereka. Oleh karenanya perlu aturan yang lebih jelas yang mampu melindungi para korban dari aksi jahat ini.

Menghadapi dan Bersikap terhadap Revenge Porn

Bagaimana semestinya kita bersikap saat terjadi kasus kejahatan ini

Bagi kamu yang menemukan atau mengalami ancaman revenge porn, kamu tidak sendiri. Aksi revenge porn termasuk kejahatan online. Untuk kasus ini, Bareskrim Polri telah menerbitkan laman Patroli Siber yang masyarakat dapat melapor secara langsung.

Kamu bisa mengunjungi situs Patroli Siber yang menyediakan layanan khusus untuk mengadukan kejahatan online yang kamu lihat atau alami.

Sebelum melapor di laman Patroli Siber, tentunya kamu harus menyiapkan informasi lengkap, kronologis kejadian, dan sertakan bukti.

Selain itu ada sejumlah lembaga yang bisa  membantu kamu dalam menghadapi kasus revenge porn seperti Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik yang berlokasi di daerah Jakarta Timur. (Sbg/Rig)

Comments