Tarif Pajak
(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Setelah lama menjadi bahan perbincangan, akhirnya langkah Pemerintah Provinisi DKI Jakarta untuk menaikan tarif Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) kendaraan bermotor, kini berstatus resmi.

Dari semula 10 persen, mulai 11 Desember 2019 nanti naik 2,5 persen jadi 12,5 persen. Acuan baru ini akan berpengaruh langsung pada harga mobil dan harga motor sejak berlaku efektif 11 Desember 2019.

Hal ini diketahui dari edaran salinan Peraturan Daerah ( Perda) Pemprov DKI Nomor 6 Tahun 2019 mengenai Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 Tentang BBN-KB.

BACA JUGA: Lima Prediksi yang Bakal Terjadi di Era Kendaraan Listrik

Untuk Mengatasi Kemacetan?

Dalam aturan tersebut tertulis bahwa langkah penyesuaian tarif  pajakmerupakan upaya untuk mengendalikan laju pertumbuhan kendaraan bermotor serta mengatasi kemacetan lalu lintas yang semakin tinggi di Jakarta.

Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan penerapan tarif pajak BB-KB yang masih rendah dan daya beli masyarakat terhadap penyarahan kepemilikan kendaraan bermotor yang terus meningkat, merupakan salah satu faktor penyumbang kemacetan lalu lintas yang semakin tinggi.

BACA JUGA: Mesra dan Amannya Bercinta di Mobil BMW Vision iNext 

“Untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengenaan tarif BBN-KB terhadap dampak kemacetan lalu lintas, maka Pemprov DKI Jakarta memandang perlu melakukan penyesuaian tarif BBN-KB yang lebih proposional dengan tujuan diantaranya adalah mengatasi kemacetan lalu lintas dengan tidak mematikan sektor industri otomotif dan memanfaatkan hasil penerimaan BBN-KB untuk pembangunan dan/atau pemeliharaan jalan serta moda dan sarana transportasi umum,” tulis keterangan dalam Perda Nomor 6 Tahun 2019.

DPRD berharap kenaikan tarif pajak tersebut bisa memberikan efek positif, salah satunya menekan penggunaan kendaraan bermotor serta dapat mengatasi permasalahan kemacetan di DKI Jakarta dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Jakarta

Pemprov DKI diminta segera mensosialisasikan dan menerapkan kenaikan tarif  pajak tersebut agar jangan sampai ada masyarakat yang buta hukum.

BACA JUGA: Benarkah Mobil Listrik Ramah Lingkungan ? Nggak Juga Tuh

Mobil Listrik Juga Naik?

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberi gratis tarif pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk mobil listrik.

Keputusan itu sendiri diambil demi mendorong agar masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik, mengingat harga kendaraan listrik yang relatif mahal.

Keputusan itu memang sebuah langkah positif, namun semuanya kembali lagi kepada masyarakat.  (Sbg/Rig)

Comments