Sabigaju.com – Liverpool akhirnya melaju ke babak Final Liga Champions bertemu dengan Real Madrid pada 26 Mei 2018 mendatang, di Stadion Olimpiyskiy National Sports Complex, Kiev, Ukraina.

AS Roma memang berhasil mengalahkan Liverpool 4-2 di Olimpico, Kamis (3/5) dini hari ini, tapi mereka tetap gagal lolos ke babak Final Liga Champions karena secara agregat kalah 6-7.

Sementara bagi Liverpool, ini adalah final pertama The Reds sejak 2006/2007, di mana mereka jadi runner-up usai ditundukkan AC Milan.

Liverpool Siap Angkat Piala di Final Liga Champions

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memperingatkan Real Madrid untuk mewaspadai determinasi mereka sejak awal laga final dimulai. Klopp berjanji anak asuhnya akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya demi merengkuh titel keenam di ajang Liga Champions.

“Masuk ke babak final sangat baik, namun muncul jadi pemenang akan lebih baik lagi. Tidak ada lagi tim yang punya pengalaman lebih baik di kompetisi ini selain Madrid. Tim mereka terbentuk bersama sejak lima tahun terakhir,” ujar Klopp seperti dilansir laman The Guardian usai pertandingan semifinal Liga Champions.

“Sebanyak 80 persen pemain mereka akan bermain di final. Mereka lebih berpengalaman. Sedangkan kami tidak. Namun, kami akan tampil penuh semangat di final,” lanjutnya.

Klopp puas dengan penampilan anak buahnya setelah menyingkirkan AS Roma. Dia pun menyanjung kerja keras anak asuhnya yang membawa klub asal Inggris ini melaju ke final.

“Tidak ada kritik atas penampilan mereka. Mereka telah tampil melampaui batas kemampuan mereka. Saya bangga atas penampilan mereka,” papar Klopp.

Saat ditanya mengenai ekspektasi timnya di Liga Champions musim mendatang, dengan rendah hati Klop mengatakan mereka bukanlah tim yang sempurna di segala lini. Mereka masih akan terus berjalan dan bermain sebaik mungkin dari waktu ke waktu.

Madrid Incar Gelar ke 13 Di Final Liga Champions

Di partai final, Liverpool akan menantang juara dua musim terakhir, Real Madrid. El Real lebih dulu memastikan diri ke partai final setelah menghentikan laju Bayern Munich dengan agregat 4-3.

Menurut catatan, baru lima kali Madrid dan Liverpool berhadapan di kompetisi tertinggi Eropa tersebut. Sekali di era Piala Champions, lalu empat sisanya di era yang kini disebut Liga Champions.

Satu-satunya pertemuan di era Piala Champions itu merupakan laga final pada musim 1980/1981. Liverpool keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 pada laga tersebut.

Sedangkan empat pertemuan sisa, yang terjadi di era Liga Champions, kedua tim dua kali saling mengalahkan.

Liverpool menaklukkan Madrid dengan agregat 5-0 pada musim 2008/2009. Madrid lantas membalasnya di musim 2014/2015, dengan kemenangan beragregat 4-0.

Bagi Madrid, ini jadi final keempat dalam lima tahun terakhir untuk Madrid. Cristiano Ronaldo dkk bahkan menjejaki tiga final terakhir secara beruntun.

View this post on Instagram

💫🏆🇺🇦 To Kiev! #APorLa13

A post shared by Real Madrid C.F. (@realmadrid) on

Lolos ke final, harapan Madrid untuk meraih La Decimotercera alias gelar Liga Champions ke-13 pun terbuka lebar.

“Final adalah ganjaran untuk semua kerja keras kami. Imbalannya adalah kami punya kesempatan untuk bermain lagi di final untuk mempertahankan gelar kami. Semoga kami bisa membawa pulang trofi lagi,” tukas kapten tim Real Madrid Sergio Ramos seperti dikutip situs resmi klub. (sbg/Rig)

Comments