Jenazah Beamy Bagaskoro Prakoso disemayamkan di rumah duka di kawasan Menteng Dalam Jakarta Selatan. (Foto Facebook Dewi Depoy)
Jenazah Beamy Bagaskoro Prakoso disemayamkan di rumah duka di kawasan Menteng Dalam Jakarta Selatan. (Foto Facebook Dewi Depoy)

Sabigaju.com – Kabar duka datang dari ranah musik rock tanah air. Musisi Beamy Bagaskoro Prakoso yang juga pembetot bass dari band metal Tanah Air, Brain The Machine meninggal dunia pada Rabu (11/8) dini hari.

Sebelum meninggal dunia Almarhum Beamy sempat mendapat penanganan di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.  Saat ini jenazah Beamy disemayamkan di jalan Rasamala 2 no 10 menteng dalam, Jakarta selatan.

Almarhum Beamy meninggalkan seorang istri yang bernama Laura Nur Lalitanaya serta seorang anak bernama Tama.

Kepergian Beamy seakan melengkapi para pendiri band Brain The Machine yang berdiri sejak 1996 yakni, drummer Robin Hutagaol yang wafat pada 2009 lampau serta gitaris Ucok Tampubolon yang meninggal dunia pada 2015 lalu.

Para Pendiri Brain The Machine Robin Hutagaol, Beamy Bagaskoro dan Ucok Tampubolon. (Foto: Facebook Brain The Machine)
Para Pendiri Brain The Machine Robin Hutagaol, Beamy Bagaskoro dan Ucok Tampubolon. (Foto: Facebook Brain The Machine)

Ucapan Duka Mengalir

Jenazah Beamy di makamkan di TPU Menteng Pulo dengan diringi isak tangis dari para rekan maupun kerabat.

Kepergian Beamy menghadap Sang Pencipta diiringi kesedihan yang begitu mendalam tak hanya dri para pencinta musik keras namun juga warganet. Ucapan duka pun mengalir hingga siang ini.

Begitu banyak kenangan yang ditorehkan oleh Beamy yang dikenal sebagai sosok periang dan Humoris oleh rekan-rekanya di media sosial.

Kenangan tersebut pun di bagikan dengan disisipi ucapan turut berduka cita atas kepergian basis dari Brain The Machine tersebut.

 

Membuat Publik Terkejut

Di tahun 2015 Brain The Machine, sempat membuat para pecinta musik cadas terkejut lantaran dikabarkan bakal kembali eksis setelah vakum dalam waktu cukup lama.

Saat itu, Brain The Machine menghadirkan album remaster terbaru berisi 10 lagu lama yang dikemas ulang plus satu lagu baru yang diberi judul The Bullshitters.

Para Pendiri Brain The Machine Robin Hutagaol, Beamy Bagaskoro dan Ucok Tampubolon. (Foto: Facebook Brain The Machine)
Brain The Machine dengan Formasi Baru pada tahun 2015 (Foto Facebook brain The Machine)

Lewat album remaster terbaru tersebut Brain The Machine mencoba menggambarkan fenomena banyaknya komentar-komentar miring yang menyudutkan dan menjatuhkan orang atau golongan lain di era media sosial.

Semangat kebangkitan Brain The Machine ditandai dengan upaya mereka merekrut personel baru. kala itu Beamy dan Beamy dan Antoni berhasil mendapatkan formasi yang lebih segar dengan merekrut Lisa (drum) dan Acan (Gitar). Kehadiran Lisa dianggap unik, karena satu-satunya perempuan di grup beraliran keras itu.

Kemunculan kembali Brain The Machine kala itu sangat serius ,terlebih, mereka berencana menggelar mini tur serta membuat album kompilasi dengan menggandeng label rekaman dari Amerika Serikat. Selamat Jalan Beamy Bagaskoro Prakorso. (Sbg/Rig)

Comments