Ashraff Sinclair
(Foto: Instagram.com/ashrafsinclair)

Sabigaju.com – Kepergian pesinetron sekaligus suami penyanyi terkenal, BCL, Ashraf Sinclai yang meninggal dunia diduga karena mengalami serangan jantung sungguh mengejutkan banyak pihak.

Bagaimana tidak! Ashraf adalah sosok selebritis pria yang sangat rajin olahraga dan menerapkan pola hidup sehat.

Untuk urusan olahraga, Ashraf ternyata tipe orang suka menjajal tipe olahraga ekstrim. Salah satu contohnya, dia rajin olahraga diving atau menyelam.  Olahraga menyelam ini bahkan sudah ditekuni Ashraf sejak 2016 silam.

Ashraff Sinclair
(Foto: Instagram.com/ashrafsinclair)

Tak hanya itu Ashraf pun rajin olahraga angkat beban. Awalnya tubuh Ashraf cenderung kurus.

Ashraff Sinclair
(Foto: Instagram.com/ashrafsinclair)

Diapun rutin melakukan olahraga angkat besi. Transformasi tubuh Ashraf perlahan tapi pasti mulai terlihat jelas, dari yang awalnya kurus menjadi slim-fit berotot.

Ashraf  juga rajin olahraga CrossFit lho gaes! Bahkan Ashraf menjadi salah satu co-founder dari sebuah klub CrossFit. Crossfit sendiri menjadi salah satu olahraga yang tengah berkembang di Indonesia.

Ashraff Sinclair
(Foto: Instagram.com/ashrafsinclair)

Latihan yang dilakukan mulai dari angkat beban, mendorong, menarik, berjalan, mendayung dan berjongkok.

Bukan cuma olahraga ekstrem hingga yang keras, Ashraf rajin olahraga yang sifatnya leisure atau santai dan menyenangkan.

Ashraff Sinclair
(Foto: Instagram.com/ashrafsinclair)

Dalam unggahan foto di akun Instagramnya sebelum meninggal, Ashraf sempat mengunggah potret dirinya sedang asyik bermain golf.

Pola Hidup Sehat

Selain rajin olahraga, Ashraf juga menerapkan pola hidup sehat. Ashraf Sinclair mengaku bebas menyantap berbagai macam makanan, asalkan porsinya tetap seimbang.

Sehari-harinya ayah dari Noah Sinclair ini mengonsumsi daging, sayur, kacang-kacangan dan buah secukupnya.

Ashraff Sinclair
(Foto: Instagram.com/ashrafsinclair)

Kebiasaan sehat lain yang dijalani Ashraf Sinclair sebelum meninggal adalah mengurangi konsumsi gula. Ia memperbanyak minum air putih. Jika ingin minum kopi atau teh, dia memilih tanpa tambahan gula.

Terlepas dari kabar duka ini, apa yang dialami Ashraf Sinclair harus menjadi pelajaran bagi siapa pun.

Ya, mereka yang mengalami serangan jantung bukan hanya seseorang berusia 60 tahun ke atas, tapi malah semakin muda.

Lantas, apa kemungkinan penyebab seseorang berusia muda bisa mengalami serangan jantung? berikut ulasannya;

1. Kegemukan

banyak remaja yang gemuk dan sampai dewasa mereka tetap gemuk, bahkan semakin berat.

Kondisi ini yang membuat mereka lebih rentan terhadap serangan jantung. Jantung menjadi lebih sulit untuk bekerja dan ini yang menyebabkan terjadinya penyumbatan arteri dan akhirnya menggangu aliran darah ke jantung.

2. Pola Hidup Tidak Aktif

Pola hidup tidak aktif adalah salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko banyak penyakit kronis, karena menjadi salah satu alasan orang bertambah berat badan.

Saat kita rajin olahraga, detak jantung akan meningkat sementara dan kemudian turun kembali, yang memperkuat jantung dan membuatnya lebih sehat. Kurang olahraga akan membuat kehilangan manfaat ini.

2. Merokok

Perokok aktif terbukti mengalami masalah kardiovaskular. Peneliti menerangkan bahwa hanya butuh satu batang rokok per hari untuk meningkatkan risiko pria terkena penyakit arteri koroner.

Risiko ini berlaku juga pada pengguna vape.

3. Stres yang meningkat

Di zaman seperti sekarang, stres menjadi lebih mudah datang dan kondisi semacam ini bisa terjadi setiap hari.

Mereka yang berusia 22 hingga 39 tahun adalah kelompok paling rentan terserang stres dan kondisi ini memperparah peradangan pada arteri koroner. Kalau sudah begini, yang bakal terjadi adalah pembekuan darah.

Secara tidak langsung, stres juga yang mempermudah seseorang untuk menjalankan hidup tidak sehat.

Nah, dengan dorongan stres ini, seseorang akan lebih mudah terserang masalah kardiovaskular secara tidak langsung.

Bahkan, risiko ini dua kali lipat lebih memungkinkan seseorang mengalami serangan jantung.

4. Abai dan Lalai

Mereka yang berusia muda akan lebih mudah mengabaikan gejala serangan jantung. Mereka banyak yang menganggap masalah ini hanya dialami orang tua dan rasanya sulit menerpa anak muda.

Kelalaian ini yang membuat seseorang malah jadi lebih mudah mengalami serangan jantung.

So yuk mulai sekarang kita terapkan pola hidup sehat dan rajin olahraga. (Sbg/Rig)

Comments