Sabigaju.com – Semua orang mencari kebahagiaan. Namun, tidak semua orang tahu apa yang membuat dirinya bahagia. Baru-baru ini, kebahagiaan bisa didefinisikan secara ilmiah. Happify, situs web yang membantu orang mengasah kemampuannya untuk bahagia lewat aktivitas dan permainan berbasis ilmiah, melakukan sebuah riset tentang apa yang sebenarnya bisa membuat orang bahagia.

Dalam risetnya, Happify menemukan bahwa kebahagiaan seseorang ditentukan oleh berbagai macam pengalaman yang pernah dialaminya. Oleh karena itu, tingkat kebahagiaan seseorang dengan orang lain akan berbeda mengingat pengalaman yang diterima juga berbeda. Namun, umumnya kebahagiaan bisa didapat dengan cara-cara yang mudah seperti bersyukur, membangun hubungan dengan orang lain, dan mencoba pengalaman baru.

Orang yang bahagia juga memiliki berbagai macam keuntungan. Bahagia bisa membuat orang terhindar dari penyakit kardiovaskular. Selain itu, kebahagiaan bisa membuat orang lebih mudah produktif dalam bekerja daan hidup lama.

Apa Itu Bahagia?

Seperti yang sudah ditulis di awal paragraf, tidak semua orang tahu apa yang membuat dirinya bahagia. Happify secara ilmiah menjelaskan dengan sederhana kalau bahagia itu kombinasi antara rasa puas Anda atas hidup Anda dan seberapa baik perasaan Anda dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Sekarang Anda sudah mengerti definisi dari bahagia. Lalu, apa yang menyebabkan diri Anda bahagia? Menurut pandangan umum, keadaan sekitar adalah faktor terbesar penentu kebahagiaan. Padahal, 50% kebahagiaan ditentukan oleh faktor biologis. Disusul dengan faktor pikiran, aksi, dan kepribadian sebesar 40%. Baru terakhir adalah faktor keadaan yang hanya sebesar 10%. Lantaran faktor terbesar kebahagiaan berasal dari dalam diri (biologis dan kepribadian), kebahagiaan bisa diasah dengan latihan yang konsisten. Pada akhirnya, Anda bisa mengontrol diri Anda untuk bahagia atau tidak.

Apa yang Membuat Anda Tidak Bahagia?
Photo by Noah Silliman on Unsplash

Banyak hal yang membuat orang tidak merasa bahagia. Namun, ada 4 hal umum yang membuat orang merasa tidak bahagia. Pertama, Anda tidak akan merasa baik-baik saja sepanjang waktu. Anda merasa bahwa apa yang Anda lakukan selalu salah, maka hal itu akan menuntun Anda ke dalam kesedihan.

Kedua, Anda tidak memiliki uang yang Anda inginkan. Uang memang tidak bisa membawa Anda untuk bahagia. Namun, kebanyakan hal yang bisa membuat Anda bahagia bisa dibeli dengan uang. Jadi, tidak memiliki uang akan membuat akses Anda terbatas untuk mendapatkan hal-hal yang Anda inginkan.

Ketiga, Anda sering melihat hal-hal yang membuat kadar negatif di diri Anda meningkat. Hal tersebut membuat kadar positif di diri Anda akan berkurang. Akibatnya, Anda akan lebih mudah sedih daripada bahagia.

Keempat, Anda tidak pernah puas dengan kebahagiaan yang dimiliki. Anda akan selalu merasa apa yang dimiliki selalu kurang dan ingin mendapatka hal lebih. Rasa yang tidak pernah puas itu akan membuat Anda tidak pernah mendapat kebahagiaan.

Apa Bahagia Bisa Membuat Badan Sehat?
Photo by Helena Lopes on Unsplash

Jawabannya adalah iya. Dalam risetnya, Happify menjelaskan bahwa orang yang bahagia akan terhindar dari berbagai macam penyakit, salah satunya adalah penyakit kardiovaskuler. Orang yang bahagia terbukti memiliki potensi lebih rendah terkena serangan jantung dibanding orang yang sering sedih.

Selain itu, orang yang bahagia akan memiliki imunitas tubuh yang tinggi dan mampu menyembuhkan luka lebih cepat. Orang yang bahagia juga memiliki kecenderungan makan makanan yang sehat, sehingga mereka bisa hidup lebih lama.

Bagaimana Membuat Diri Bahagia Secara Terus-Menerus?
Photo by Taylor Grote on Unsplash

Ada empat hal yang membuat Anda secara umum akan bahagia secara terus-menerus. Pertama adalah membangun relasi. Bertemu dengan orang lain dan mendengar cerita dari orang tersebut akan membuat Anda merasa terinspirasi. Keuntungannya, Anda akan mendapat energi positif dari orang lain dan Anda akan merasa bahagia.

Kedua adalah memiliki pengalaman baru. Rutinitas yang berulang-ulang saja tentu akan mengarahkan Anda ke dalam kebosanan dan berakhir dengan kesedihan. Dengan mencoba pengalaman baru Anda akan keluar dari perasaan bosan dan menggantinya dengan perasaan senang.

Ketiga adalah membantu orang. Membantu orang terbukti bisa membuat Anda bahagia. Clinical Psychological Science menerbitkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa membantu orang lain dapat mengubah pandangan Anda terhadap sekitar menjadi lebih baik, sehingga Anda mampu mengatasi stres lebih baik.

Keempat adalah bersyukur dengan apa yang Anda punya. Sebuah survei dalam kampanye “Bupa’s Feel Great Britain” menyimpulkan bahwa orang yang bersyukur dengan hal sederhana akan lebih bahagia daripada orang yang selalu mengejar kebahagiaan. Survei dengan 2000 orang tersebut menjelaskan, orang biasanya lupa dengan hal-hal kecil yang sebenarnya bisa membuatnya bahagia. Mereka lebih cenderung ingin mendapatkan kebahagiaan yang lebih besar. Oleh karena itu, mereka lebih rentan stres dan justru tidak mendapatkan kebahagiaan yaang mereka inginkan. (sbg/Erny)

Comments