Vaive mengusung distorsi Glomy rock dalam tembangnya yang betajuk 'Ragu'. (Foto: Instagram vaivepage)
Vaive mengusung distorsi Glomy rock dalam tembangnya yang betajuk ‘Ragu’. (Foto: Instagram vaivepage)

Sabigaju.com – Panggung musik tanah air bagai tak pernah sepi dengan kehadiran talenta-talenta baru dari berbagai aliran musik, tak terkecuali dari ranah musik rock misalnya saja sekumpulan anak muda yang mengusung nama Vaive sebuah band yang mulai muncul tahun 2013 yang digawangi oleh Harman (Vokal & Mastermind) dan DJ (Drummer), Rendy “Gexx” ( Bassis ) , Indra Gurning ( Keyboardis ) dan Joo ( Gitaris ) kini tengah memulai perjalanannya meramaikan cadasnya persaingan musik rock di tanah air.

Awalnya Band ini bernama Obsidian. Namun di tengah perjalanan merintis nama Obsidian kini telah diganti menjadi Vaive pada tahun 2017.Band ini sempat vakum karena kesulitan mencari pemain cocok hingga akhirnya mulai mulai berjalan kembali ditahun 2015 . Vaive saat ini berada di bawah naungan manajemen A studio yang dimiliki oleh sang Vokalis, Harman.

Distorsi dan Gloomy Jadi Ciri Vaive

Belum lama ini Vaive merilis single terbaru mereka yang berjudul ‘Ragu’. Single ini menggambarkan seseorang yang mencari cinta sejati bukan hanya di level dunia tapi juga di akhirat atau kehidupan abadi (Immortal), “which is rather impossible” ujar Harman sang vokalis.

Cara megaktifkan single Ragu karya Vaive Bband sebagai nada sambung pribadi di handphone kamu,

Buat kamu yang ingin menjadikan single Ragu dari Vaive band sebagai nada sambung pribadi di handphone kamu Ikuti caranya di bawah ini yah!

Ragu terinspirasi dari dan tentang percintaan yang terjadi antara vampir dengan manusia. Sebagian besar inspirasi dan nuansa musik dari Vaive ini sangat terkesan dengan konsep fiksi dunia vampire. Karena vampir merupakan sosok fiksi yang diketahui umum sebagai makhluk yang terasosiasi dengan kebadian itu sendiri.

Single keren lain dari Vaive yang juga sudh selesai digarap  di dapur rekaman A studio yang berada di kawasan Jakarta Pusat bejudul ‘Mati’.

Band Vaive saat syuting video klip beberapa waktu lalu (Foto: Instagram vaivepage)

Singel ini  cenderung gloomy dark adalah berjudul “Mati”.Single ini menceritakan tentang ilusi dari sang vokalis yang membayangkan bagaimana rasanya kematian di tengah kebahagiaan-kebahagiaan dunia ketika sedang bersama pasangannya.

Nuansa rock dengan distorsi gloomy merupakan inti dan dominasi utama dari musik besutan sang vokalis. Suatu seni musik yang sangat intrinsik dan memberikan warna untuk musik rock Indonesia saat ini.

Untuk influence sang Mastermind Vaive, Herman dalam menciptakan musik tidak terlepas dari peran sosok-sosok seperti : Cradle of Filth, The Doors, Metallica, John Lennon dan lainnya.(Sbg/Ary/Rig)

 

Comments