Sabigaju.com –Rachel Amanda diketahui sebagai pemain sinetron dan penyanyi. Namanya melambung sejak bermain sinetron berjudul Namaku Mentari (2008) sebagai Mentari yang ditayangkan di RCTI. Kini, wanita kelahiran 1 Januari 1995 sudah tumbuh menjadi gadis yang berstatus sebagai mahasiswi psikologi, Universitas Indonesia.

Disela sela kesibukannya, Rachel Amanda masih bisa meluangkan waktunya untuk menyalurkan bakat dan hobi-nya yaitu menulis di buku alias diary. Awal mula suka menulis itu ketika sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) namun vakum dan baru mulai menulis sejak bangku sekolah menengah atas (SMA), ia pun suka menulis tentang pengalaman pribadi-nya, keluarga, teman maupun sahabat-nya.

Menurut-nya, menulis adalah sebuah hobi. Bahkan, selama menulis, ia tak pernah berbohong, sebab, apa yang ditulis itu merupakan ungkapan isi hatinya. Dengan menulis, ia bisa menyalurkan isi hatinya dan perasaanya.
Tak hanya berasal dari pengalaman pribadinya, ia juga bisa menulis ketika mendapat inspirasi dari menonton film. Biasa-nya, tulisan itu muncul ketika imajinasi mulai menyatu seperti di pagi, siang ataupun malam hari.

Rachel Amanda. Sumber foto: Instagram auroramanda95

Meski pandai menulis cerita, Rachel Amanda belum terpikir mencari duit dari hasil tulisannya. “Cari duit lewat menulis itu belum pernah ada dalam pikiranku,” kata Rachel Amanda saat ditemui di Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (17/3).

Kecintaan-nya dan hobi menulisnya itu, Rachel Amanda tengah membuat buku puisi bersama sahabatnya. Ia pun berharap buku puisinya tersebut bisa diluncurkan pada pertengah tahun 2017 ini. Diakuinya, beberapa bulan terakhir, ia lebih suka menulis tentang cinta dan kehidupan.

Untuk diketahui, hobi menulis-nya Rachel Amanda ternyata bukan sekedar hobi ya Sob. Pasalnyaia ikut bergabung bersama komunitas Online yang anggota suka menulis cerita fiksi dan puisi dalam bahasa Indonesia.
Di komunitas tersebut, Rachel Amanda menjadi pencerita, ia pun dituntut harus membuat minimal dua tulisan setiap bulannya. Nah sahabat Sabigaju, kita tunggu aja ya buku puisinya Rachel Amanda, kita doakan ya, semoga buku-nya jika dirilis menjadi best seller. (Sbg/dea)

Comments