Produk Apple
Apple memiliki begitu banyak produk unggulan, Namun kini banyak produk besutannya yang dinilai bermasalah.(foto: Campinasnotebook.com.br)

Sabigaju .com – Salah satu raksasa teknologi yang berbagai produknya selalu mendapat antusias di pasar adalah Apple. Kita tentunya masih bisa mengingat saat  sebuah produk Apple yakni  iPhone 4S  dirilis pada 4 Oktober 2011, silam dimana pencinta gadget menyambutnya dengan antusias.

Banyak decak kagum tertuju ke iPhone 4S, yang kali ini hadir dengan chip A5 yang menjadikan performanya jauh lebih baik dari iPhone 4. Dengan iPhone 4S, grafis saat memainkan game berat Infinity Blade II terasa berjalan begitu lembut.

Pun Demikian saat  produk Apple lainnya  memperlihatkan kecanggihan fitur asistensi berbasis suara Siri yang disematkan.

iPhone 4S pun banyak dinobatkan sebagai perangkat masa depan, dengan kecanggihan yang selama ini hanya bisa dibayangkan muncul di fiksi ilmiah seperti Star Trek.

Namun, kini  banyak produk Apple  seakan sulit untuk mendapatkan  decak kagum. Salah satu faktornya adalah karena banyak produk Apple yang bermasalah.

BACA JUGA :

Berbagai Masalah yang dialami  Produk Apple, iPhone

Dua produk Apple, iPhone 6 dan iPhone 6s, adalah dua tipe smartphone Apple yang tercatat paling sering rusak alias mengalami kegagalan.

Riset soal perangkat mobile yang diperbaiki telah dilakukan oleh perusahaan data Blancco Technology Group. Perusahaan asal Finlandia tersebut melakukan diagnosis perangkat seluler pada kuartal pertama 2018, termasuk smartphone Android dan iOS.

Terkait dengan smartphone iOS, Blancco menemukan bahwa iPhone 6 memiliki tingkat kegagalan perangkat sebesar 22 persen dan iPhone 6s sebesar 16 persen

Dari semua iPhone yang bermasalah ini, komponen yang paling sering gagal adalah headset, mikrofon, dan layar. Sensor proximity dan tombol volume juga terbukti bermasalah. Dalam hal kinerja, pengguna iPhone sering mengeluhkan tentang masalah Bluetooth, Wi-Fi, headset, mobile data, dan alat penerima jaringan (receiver).

Masalah juga menghampiri berbagai produk baru Apple. Seperti suara bermasalah pada iPhone 8 hingga iPhone X yang merupakan smartphone termahal yang pernah dibuat Apple ternyata bisa terkena masalah yang terbilang sangat mendasar yakni tidak bisa menerima panggilan.

Selain itu ponsel teranyar Apple itu ternyata bisa berubah jadi lamban ketika cuaca berubah dingin. Tepatnya, layar perangkat tersebut bisa mendadak tidak responsif atau mengalami lag.

Lewat sebuah pernyataan, Apple membenarkan bahwa ponsel termahalnya itu memang mengalami masalah respons dengan cuaca dingin dan berjanji bakal segera menyalurkan perbaikan.

Masalah Keyboard pada MacBook Pro

Masalah tidak hanya dialami oleh berbagai produk iPhone buatan Apple,   beberapa pengguna MacBook dan MacBook Pro keluaran anyar mengeluhkan performa keyboard mereka.

Setelah ditelusuri, Apple pun mengakui kelalaian pihaknya. Setidaknya ada tiga masalah utama yang muncul pada keyboard MacBook dan MacBook Pro.

Pertama, huruf atau karakter yang diketik dengan sendirinya terulang-ulang. Kedua, huruf atau karakter tak muncul meski sudah ditekan. Terakhir, beberapa key terasa lengket atau tak merespons sebagaimana seharusnya.

Apple akhirnya mengakui bahwa desain butterfly keyboard di MacBook dan MacBook Pro memiliki cacat desain. Perusahaan pun menawarkan perbaikan gratis pada para pengguna yang mengalami masalah itu.

Contoh lainnya adalah Apple Maps yang bisa dibilang cukup kacau saat diluncurkan. Sampai Tim Cook sang CEO harus minta maaf kepada publik.

Memang sih sekarang Apple Maps sudah banyak berubah dan berkembang, tapi apakah Apple Maps sudah bisa menyaingi Google Maps khususnya bagi pengguna di Indonesia? Coba kamu nilai sendiri deh.

Sepertinya sepeninggal Steve Jobs, Apple tidak membawa kejutan baru kepada para fanboy. Mungkin satu-satunya yang lebih fresh cuman Apple Watch (dan mungkin AirPods?), tapi itu juga nggak terlalu dianggap wow sebenarnya.

Apple dulu selalu dikenal dengan perusahaan paling inovatif. Tapi sekarang, kayanya inovasinya semakin hari semakin minim.

Dengan kata lain, disaat kemampuan berinovasi ini hilang, karakter Apple sepertinya juga pelan-pelan memudar. Apple sudah tak lagi se-hits dulu ya. (Sbg/Rig)

Comments