Tanaman Ganja
Belakangan ini terjadi pro kontra tentang studi manfaat tanaman ganja berkaitan dengan kepuasan seksual. (Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Tak dipungkiri selama beberapa tahun belakangan ini studi penggunaan tanaman ganja sebagai obat banyak dilakukan oleh peneliti sampai sekarang. Fakta pro dan kontra pun terus bergulir.

Nah salah satu yang terus di teliti adalah manfaat penggunaan tanaman  ganja terus diteliti sebagai obat untuk mengatasi masalah seksual.

Dan salah satu hal yang mencengangkan adalah munculnya sebuah riset terbaru mengungkap manfaat tanaman ganja bagi perempuan. Tanaman kontroversial ini bisa membuat orgasme menjadi lebih baik.

BACA JUGA:

 

Ganja Bikin Wanita Puas saat Bercinta?

Sebuah studi dalam Jurnal Science Medicine menemukan bahwa wanita yang menggunakan hasil olahan tanaman  ganja sebelum berhubungan intim memiliki dorongan seks yang lebih tinggi.

Selain itu, mereka juga merasakan sakit yang lebih sedikit serta orgasme yang lebih memuaskan.

Menurut studi tersebut perempuan yang sering menghisap rokok dar tanaman ganja lebih mungkin mengalami orgasme yang menyenangkan. Ini dibandingkan mereka yang jarang menggunakan tanaman tersebut.

Untuk penelitian ini, para peserta dikelompokkan menjadi beberapa bagian. Mereka yang menggunakan ganja setiap minggu diklasifikasikan sebagai “pengguna sering”, sementara “pengguna jarang” hanya menggunakan ganja selama beberapa kali dalam setahun.

Rendahnya Tingkat Stres

Temuan menunjukkan adanya kepuasan seksual pada mereka yang mengonsumsi ganja. Walaupun begitu, para peneliti tidak terlalu yakin mengapa hal itu bisa terjadi. Ilmuwan mengira, hal ini karena rendahnya stres dan kecemasan membuat orang lebih liar saat berada di tempat tidur.

“Ganja juga dikenal untuk meningkatkan sensasi seperti sentuhan, penciuman, penglihatan, rasa, dan pendengaran,” tulis para peneliti.

Mereka juga mencatat kemungkinan bahwa tanaman tersebut mengaktifkan neurotransmitter yang terkait dengan kesenangan seksual.

Tetrahydrocannabinol (THC) yang merupakan bagian dari ganja dan membuat seseorang merasa melayang, memiliki ikatan dengan reseptor cannabinoid di otak.

Proses tersebut meningkatkan jumlah dopamin, hormon yang bertanggung jawab atas munculnya kesenangan dalam tubuh.

Hal ini diperkirakan para ilmuwan, membuat kepuasan dalam hubungan seksual menjadi meningkat.

Efek Buruk Terhadap Sperma

Namun demikian, sebuah studi yang dilakukan peneliti University of Copenhagen, Denmark, menemukan bahwa menghisap ganja lebih dari seminggu sekali dapat menurunkan jumlah sperma, seperti dilansir dari laman Livescience.

Peneliti menemukan adanya korelasi antara pria yang mengisap ganja dengan penurunan kualitas sperma. Pria yang merokok ganja, memiliki jumlah sperma 29 persen lebih sedikit dibandingkan dengan pria yang tidak mengisap ganja.

Selain ganja, narkoba seperti ekstasi dan kokain bahkan dapat menurunkan jumlah sperma lebih banyak lagi, yakni mencapai 55 persen.

Dijelaskan peneliti, terdapat kemungkinan bahwa Tetrahydrocannabinol atau THC — senyawa yang terdapat di dalam tanaman ganja — memengaruhi reseptor di dalam testis pria dan menjadi alasan turunnya kualitas sperma mereka.

Wah, berarti bila kamu dan pasangan ingin mencari penambah libido yang lain dari yang lain, mungkin sebaiknya hasil olahan tanaman  ganja tidak jadi pilihan utama yah gaes! (Sbg/Rig)

Comments