Dunia Fashion akan dibantu dengan Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan. (Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Dimulai dengan khayalan dalam dunia fiksi ilmiah, sekarang Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai menjadi hal yang nyata. Tentu kamu sudah sering menggunakan AI dalam bentuk Siri, Cortana, penyaring e-mail spam, atau bahkan ramalan cuaca. Namun, apakah Sobat Sabi pernah membayangkan jika AI bisa disandingkan dengan fashion? Artificial Intelligence bisa membuatmu modis!

Janji yang Dibawa AI untuk Masa Depan

Data, berita, tren, segala informasi yang tersebar di dunia digital begitu banyak. Setiap hari kita selalu dijejali dengan tumpukan informasi fashion yang sangat cepat. Perubahan tren fashion yang sangat cepat akan membawa tantangan tersendiri bagi manusia untuk mengikutinya. Hal tersebut akan membuat satu pertanyaan baru: bisakah manusia memilah informasi tentang fashion yang dia inginkan di balik kumpulan informasi fashion?

BACA JUGA: Andil Kaum Buruh Mempengaruhi Gaya Fashion Dunia

Sophie Hackford, seorang futurist, menjelaskan bahwa selama ini kita menciptakan kondisi internet yang salah. Alih-alih membantu kebutuhan manusia, internet yang ada sekarang hanya membuat manusia sebagai “ladang uang”. Manusia hanya sekadar variabel yang memiliki potensi untuk menghasilkan profit sebesar-besarnya. Hackford menawarkan bahwa AI bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan manusia akan fashion.

Hackford membayangkan, di masa depan akan ada robot virtual yang membantumu untuk melakukan apa yang kamu mau. Robot virtual akan menjadi agen di dunia maya. Robot virtual yang memiliki kepintaran tersendiri akan menjadi “perwakilan” kamu di dunia maya. Jadi, kamu tidak perlu khawatir tentang tumpukan informasi fashion yang sangat banyak, karena informasi yang kamu butuhkan sudah ditemukan oleh robot virtual tersebut. Kamu juga tidak akan terganggu lagi dengan banyaknya iklan fashion yang menghampiri. Robot virtual akan selalu menyaring iklan fashion yang kamu butuhkan.

(Foto: Pexels)

Bagi Sobat Sabi yang terjun ke bisnis fashion, AI juga bisa membantumu. Alih-alih harus bepergian jauh untuk membahas bisnis, Kamu bisa mengirim robot virtual untuk rapat. Selain itu, AI juga bisa sangat membantu para desainer untuk mendesain suatu produk. Isu plagiarisme sudah menjadi hantu yang mengerikan bagi para desainer. Dengan adanya virtual reality, desainer bisa memvisualisasikan material baru yang akan digunakan untuk membuat produk. Jadi akan susah untuk ditiru.

Imajinasi untuk Mengontrol AI

Bagi sebagian orang, tidak semua yang dimiliki AI membawa hal positif bagi penggunanya. Bahkan, sebagian orang ada yang menganggap AI adalah ancaman. Mereka beranggapan bahwa AI akan menggantikan pekerjaan manusia, mematikan rasa sosial manusia, dan anggapan negatif lainnya. Namun, tentu saja hal tersebut bisa diatasi.

BACA JUGA: Mengejutkan, Inilah Dampak Fashion Terhadap Lingkungan

AI tidak harus selalu ditempatkan sebagai kompetitor. Bahkan, AI harus ditempatkan sebagai rekan kerja. Dengan adanya AI, pekerjaan kamu akan semakin efektif dan efisien. Dengan adanya AI, kamu akan lebih mudah menentukan keputusan. Dengan adanya AI, semua kumpulan data mentah yang ada bisa diolah, diorganisir, dikategorikan, dan disajikan dengan matang di hadapanmu.

Hackford menjelaskan, di masa depan nanti yang kamu perlukan agar AI tetap berjalan sesuai yang diinginkan adalah imajinasi. Manusia perlu memasukkan nilai-nilai manusia ke dalam algoritma yang membangun AI. Jadi bangun imajinasimu sedetil mungkin, maka mungkin di masa depan kamu akan memiliki AI yang sesuai dengan keinginanmu. (sbg/Erny)

Comments