Manfaat Olahraga
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Ada begitu banyak manfaat olahraga bagi manusia. Namun semua manfaat itu menjadi sirna jika kamu melakukannya  di  area yang penuh polusi udara

Parahnya polusi udara di Jakarta membuat kualitas udara di Ibu kota disebut sangat buruk sampai disematkan gelar kota dengan polusi tertinggi di dunia. Oleh situs penyedia peta polusi udara online, AirVisual.

Buruknya kualitas udara di Jakarta ini pun membuat kondisi yang tidak nyaman untuk berolahraga sebab orang-orang yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk olahraga, masuk dalam kategori yang berisiko tinggi terpapar polusi udara.

Bahkan penelitian menyebut polusi udara membuat manfaat olahraga  bagi manusia menjadi sia-sia.

BACA JUGA: Parah, Polusi Udara Ternyata Bisa Bikin Menurunnya Libido 

Olahraga dan Polusi Udara

Polusi udara dari asap pembuangan kendaraan bermotor dipastikan menghapus semua manfaat olahraga.

Jika seseorang secara teratur melakukan olahraga di daerah yang memiliki polusi udara akan berdampak buruk terhadap kesehatannya, terlebih bagi orang yang memiliki penyakit paru-paru kronis, jantung atau diabetes.

“Saat seseorang melakukan olahraga, bahkan dengan intensitas yang rendah maka ia akan bernapas 10 kali lebih banyak dibandingkan saat sedang istirahat,” ujar Edward R. Laskowski, M.D, seorang physical medicine and rehabilitation specialist, seperti dikutip sabigaju dari laman Mayo Clinic.

Dalam kondisi seperti itu, orang cenderung menarik napas lebih mendalam ke  paru-paru dan bernapas melalui mulut, sehingga melewati penyaringan saluran di hidung.

Faktor-faktor ini akan meningkatkan kontak tubuh dengan polutan, kombinasi antara polusi udara dan olahraga ini akan menimbulkan berbagai risiko yang mengerikan bagi kesehatan.

BACA JUGA: Dampak Polusi Udara, Bikin Kecerdasan Menurun

Dampak Polusi Terhadap Kesehatan

Adapun paparan polusi udara atau partikel kecil dari debu atau aerosol di udara bisa memicu beberapa risiko kesehatan>

Resiko yang bisa terkadi seperti terjadinya peningkatan kerusakan yang signifikan pada saluran udara kecil di paru-paru.

Resiko lainya adalah peningkatan risiko serangan jantung dan stroke pada perempuan yang telah berusia lanjut hingga peningkatan risiko kematian akibat kanker paru-paru dan penyakit jantung.

Melihat besarnya resiko itu  maka sebaiknya kamu menghentikan sementara aktivitas olahraga di ruang terbuka lantaran tingginya  polusi di Jakarta

BACA JUGA: Kuliner Super untuk Menghadapi Polusi Udara Jakarta 

Untuk itu sebaiknya berolahraga di dalam ruangan, bisa di dalam rumah atau mengikuti kelas kebugaran.

Perhatikan udara di sekitar jika ingin melakukan olahraga di luar ruangan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Semoga masalah polusi udara di Jakarta dapat segera diatasi agar manfaat olahraga dapat dirasakan masyarakat dan tidak jadi sia-sia. (Sbg/Rig)

Comments