Putus Cinta
Tidak semua orang merasa bahagia di bulan puasa. Sebab ada juga lho pasangan yang harus merasakan putus cinta di bulan puasa ini. (Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Bulan puasa semestinya menjadi bulan yang penuh berkah dan membawa kedamaian. Namun, bagaimana jadinya kalau ternyata cobaan datang menguji kamu, ketika kamu putus cinta dengan pasangan tepat di bulan suci ini?

Yup, tidak semua orang merasa bahagia di bulan puasa. Sebab ada juga lho pasangan yang harus merasakan putus cinta di bulan puasa ini.

Nah, saat putus cinta, bisa jadi kamu jadi tidak bisa menikmati berkah di bulan puasa ini. lantaran kamu menangis, marah, kesal, tidak berdaya karena diputuskan pasangan.

Daripada kamu merasa galau enggak karuan lantaran belum bisa belum bisa melupakan mantan dan beresiko bikin ibadah puasa kamu batal, Sabigaju mau kasih tips buat kamu buat move on lantaran putus cinta di bulan puasa.

BACA JUGA: Lima Tips dalam Menghadapi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan 

Ayo Cari Suasana Baru

Tanpa disadari, putus cinta membuat beberapa orang lupa untuk menghargai diri sendiri. Saat tengah mengalami putus cinta di bulan puasa ada baiknya kamu tidak menutup diri dari dunia luar.

Ada segudang aktivitas dan pergaulan yang membantumu kembali utuh dan bahagia bahkan menemukan cinta sejati dalam kehidupan. Menjadi relawan buka puasa di masjid misalnya.

Kamu juga bisa melakukan aktvitas sehat dengan berolahraga ringan, berkumpul dengan teman, atau pun menjalani hobi. Hal ini lebih baik daripada mengenang momen kebersamaan dengan mantan.

BACA JUGA: Putus Nyambung Buruk bagi Kesehatan Mental, Kenapa? 

Gag Usah Pedulikan Mantan

Stalking alias memantau media sosial mantan mungkin memang menggoda, namun merupakan hal terburuk yang kamu bisa lakukan.

Stalking hanya akan membuat mereka terus berada di pikiranmu dan membuatmu semakin susah ‘move on’.

Kamu harus berusaha memikirkan hal lain dan tidak membiarkanmu terobsesi dengan apa yang dilakukan mantan selama 24 jam dalam seminggu. Jika perlu, blokir akun mantan dan hapus dia dari hidupmu.

BACA JUGA: Terapkan Pola Pacaran Sehat Agar Puasa Tidak Batal

Istirahat Total

Apabila kamu mendapat keringanan jam kerja dari kantor, manfaatkan waktu senggang kamu untuk di rumah.

Salah satu trik terampuh untuk mengatasi galau dan kesedihan adalah dengan beristirahat alias tidur selama beberapa jam. Hal ini bisa menjaga ketenangan diri dan emosi saat puasa.

Nikmati Kebersamaan dengan Keluarga

Kesedihan sering kali membuat seseorang merasa kesepian, untuk itu baiknya kamu menghubungi keluarga dan mengajak mereka bertemu dengan mengadakan bukber.

Kamu dapat menumpahkan seluruh keluh kesahmu pada mereka. Dan dari mereka pula, kamu dapat merasakan kasih sayang dan kebersamaan yang hilang darimu saat diputuskan pasangan. Ingat keluarga adalah segalanya.

BACA JUGA: Durasi Masa Berpacaran Sebelum Kamu Menikah Menurut Ilmuwan

Jangan Buru-buru Mencari Pasangan Baru

Jangan biarkan dirimu untuk buru-buru mendapatkan pasangan baru. Nikmati saja proses move on dengan perlahan tetapi pasti.

Tempatkan diri kamu di situasi yang menghibur dan mendorong kamu untuk terus meningkatkan kualitas diri.

So, janganlah bersedih ketika putus cinta karena dengan itu kita dapat mengetahui bahwa dia yang pergi tidak pantas untuk menjadi pasangan kita kelak.

Kita harus mengimani bahwa Allah akan menjodohkan kita dengan seseorang yang lebih baik dan pantas untuk menjadi pendamping hidup kita. (Sbg/Rig)

Comments