friends with benefit
Ilustrasi (Pixabay)

Sabigaju.com – Apakah kamu sudah pernah menonton film berjudul Friends With Benefit? Film ini menceritakan tentang Dylan dan Jamie, pekerja pria dan wanita di Amerika Serikat yang kebetulan sama-sama baru saja diputuskan oleh pacar masing-masing karena alasan tidak punya waktu bersama.

Efek dari putusnya hubungan mereka tersebut ternyata menyisakan trauma untuk berpacaran. Karena sisi trauma itu, mereka memutuskan untuk sama-sama menjadi teman saja meskipun mereka sama-sama tertarik.

Di antara mereka pun sepakat bahwa mereka boleh bersama-sama melakukan hubungan intim selama tanpa emosi, tanpa perasaan.

Tapi kan konsep hubungan tanpa emosi dan perasaan merupakan hal yang tidak mudah. Karena secara instingtif, manusia mempunyai sensor indrawi yang tidak bisa mereka bohongi.

Friends with Benefit

Menurut pengamatan, saat ini di Indonesia banyak juga yang memilih konsep berhubungan ala “Friends with Benefits”, yang dalam bahasa umum sehari-hari dikenal dengan istilah “Teman tapi Mesra”.

friends with benefit
Ilustrasi (Pixabay)

Menurut para penganut konsep ini, untuk menjalin suatu hubungan tidaklah harus dengan menggunakan status berpacaran yang mengharuskan seseorang untuk melakukan proses mendekati, menembak hingga menjadi seorang pasangan.

Arah Hubungan yang Sehat?

Bagi sebagian besar dari mereka, untuk menjalani suatu hubungan yang sehat sebenarnya tidak harus dengan komitmen status pacar, karena hal tersebut tidak menjamin suatu hubungan akan terus berlangsung.

Mereka juga berujar bahwa hubungan yang sehat adalah hubungan yang dilandasi oleh komunikasi dan rasa saling percaya satu sama lain. Singkatnya, untuk apa menjalani suatu hubungan pacaran tapi antara satu sama lain mempunyai cemburu berlebih bahkan malah saling menyakiti satu sama lainnya.

Apakah itu suatu hubungan sehat yang pantas untuk dijalani? Jelas tidak semua orang menginginkan jenis hubungan ini. Meskipun demikian, konsep apapun yang kamu pilih pastikan adalah bentuk hubungan yang paling nyaman untuk dijalani bersama pasangan.

Apabila memang kamu lebih merasa aman (secure) dengan status, maka jalani hubungan tersebut selama diikuti kesepakatan bersama. Namun jika tidak, pastikan satu sama lain harus mempunyai kejujuran dan rasa tanggung jawab satu sama lain. (Sbg/Ary)

Comments