Sabigaju.com – Langkah  Judicial review UU Penyiaran yang dilakukan oleh RCTI-iNews krupanya membuat munculnya serangkaian petisi  dari warganet dengan isu Agar Mahkamah Konstitusi menolak upaya tersebut.

Ribuan warganet dengan berani dan tegas menolak  gugatan dan uji materi RCTI-iNews  dengan menandatangani petisi online lantaran tidak lagi bebas memanfaatkan fitur siaran langsung dalam platform media sosial karena terbatasi hanya lembaga penyiaran yang berizin.

Sedikitnya ada beberapa petisi yanng kini beredar luas dan sudah diandatangani oleh ribuan warganet Berikut ulasannya

BACA JUGA: Bau Disrupsi dan Gugatan RCTI Terhadap UU Penyiaran

Petis MK Jangan Kabulkan Gugatan RCTI dan iNews TV

(Sumber: Change.org)

Petisi ini dibuat oleh Pusat Riset dan Pengembangan Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab), Medan, Bachtiar Djanan. Petisi ini sudah ditandatangani oleh 2.906 netizen.

Dalam Petisinyanya Bachtiar Djanan  menulis:

Hingga saat ini tidak ada negara yang mengatur layanan audio visual dengan platform digital (melalui internet) yang dimasukkan menjadi bagian dari penyiaran sehingga harus diatur dalam regulasi seperti Undang-Undang Penyiaran.

Mencermati gugatan dari kedua televisi milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo tersebut, kita bisa jelas membaca bahwa motif utama di balik gugatan itu adalah bisnis.

Di mana saat ini media sosial dan platform digital sudah menjadi saingan utama bagi televisi. Dalam hal ini pihak korporasi televisi tidak ingin tersaingi oleh berkembangnya konten kreatif berbasis platform digital yang kini tumbuh makin membesar, membuat konsumen televisi beralih ke konten maupun siaran berbasis platform digital.

BACA JUGA: Rekomendasi Smart TV Buat menyaksikan Hiburan Berkualitas 

Tolak Gugatan RCTI! Siapa Aja Bebas Tampil Live di Medsos

(Sumber: Changge Org)

Petisi ini dibuat Dara Nasution dan hingga artikel ini diturunkan sudah ditandatangani oleh lebih dari 1 2.ribu orang  netizen.

Dara menulis, “Kalau gugatan RCTI dan Inews itu dikabulkan MK, kita bisa dipenjara kalau upload Instagram Live! Serem nggak siaran aja disamain sama kriminal?

Nggak cuma fitur medsos seperti Instagram Live dan lainnya, Youtube dan Netflix pun juga kena imbas kalau gugatan RCTI dan Inews ini dikabulkan MK.

Sebagai catatan, Dara Nasution sendiri pada tahun 2019 lalu pernah membuat petisi penolakan terhadap KPI Awasi YouTube, Facebook, Netflix.

BACA JUGA: Hentikan! Terlalu Banyak Menonton TV Punya Efek Buruk Buat Memori Otak

Cabut Gugatan RCTI karena Melanggar Kebebasan Berekspresi

(Sumber: Change.org)

Petisi ini dibuat oleh mantan aktivis pergerakan mahasiswa Islam Indonesia PK PMII Unusida, Ryan, dan hingga berita ini diturunkan sudah ditandatangani 236 netizen.

Dalam petisi yang diuggahya di laman Change.org, Ryan menulis:

“Apalagi di saat pandemi covid 19 seperti ini pastinya masyarakat sangat membutuhkan kemudahan live streaming sebagai sarana silaturahmi atau pelajar mahasiswa sebagai Sarana belajar

Maka dari itu kami mengajak bersama-sama agar menandatangani petisi agar RCTI mencabut gugatannya dan meminta mahkamah konstitusi untuk menolak gugatan RCTI,” tulis Ryan

Dari tiga  petisi diatas, kamu sendiri sudah menandatangani petisi yang mana nih? (Sbg/Rig)

Comments