Seorang wisatawan tengah melakukan pendakian ke bukit Nanggi di Lombok (Foto Instagram ibnu.mulyanto)
Seorang wisatawan tengah melakukan pendakian ke bukit Nanggi di Lombok (Foto: Instagram ibnu.mulyanto)

Sabigaju.com – Pulau Lombok tak hanya kaya oleh aset wisata pantai alias gili namun juga memiliki gugusan bukit yang sangat indah dan patut dikunjungi.

Salah satu aset wisata alam pulau Lombok yang saat ini sedang digandrungi adalah wisata bukit di sekitar wilayah Kecamatan Sembalun yakni destinasi wisata Bukit Nanggi. Jika tiba di puncak bukit Nanggi ini, kamu dapat menikmati indahnya hamparan awan putih di selimut warna jingga. Hamparan awan tersebut dapat kita nikmati lebih cantik saat pagi menjelang matahari terbit.

Tak salah jika Bukit Nanggi ini menyandang julukan “Negeri diatas Langit”. Untuk menuju ke bukit ini kamu harus ke Kota Mataram. Dari Mataram menuju Desa Sembalun Bumbung dapat di tempuh dengan jarak sekitar 90 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Persiapan mendaki Bukit Nanggi

Sebelum mencapai puncak Bukit Nanggi maka anda bisa masuk melalui jalur pendakian yang telah dibuat oleh pengelola bukit ini. Jalur pendakian Bukit Nanggi terletak sekitar 600 m di sebelah selatan Kompleks Rumah Adat Sembalun Bumbung/Lapangan Umum Sembalun Bumbung.

Nah, demi keamanan dan kenyamanan perjalanan wisata anda maka anda harus membeli tiket masuk areal wisata Bukit Nanggi dengan harga Rp. 10.000,-/orang.  Tiket masuk track pendakian dapat anda beli pada pengelola Bukit Nanggi yang stay di pangkal jalur pendakian.

Kamu tidak perlu bingung untuk mencari jalur pendakian sebab di pangkal jalur pendakian terdapat papan nama Bukit Nanggi yang dibuat dengan menggunakan bener yang berukuran sangat besar.

Bagi yang berencana menapaki kaki di Bukit Nanggi, pakai baju lengan panjang dan celana panjang. Hal itu agar kamu aman dari ilalang dan tumbuhan berduri yang tumbuh di sepanjang jalan menuju puncak Nanggi.

Selain itu kamu juga harus membawa persediaan makanan yang cukup, terutama air minum, sebab di puncak Nanggi tidak dapat ditemukan sumber mata air. Dan juga bawa pakaian atau selimut tebal untuk melawan serbuan angin yang sangat dingin di puncak bukit. Tentunya, alat memasak, obat-obatan dan tenda adalah barang wajib.

Di sekitar areal wisata ini juga terdapat tempat penyewaan tenda, oleh sebab itu anda tidak pelu khawatir jika anda tidak membawa tenda dari rumah sebab anda bisa menyewa tenda pada tempat-tempet penyewaan tenda yang ada di sekitar areal wisata ini. Oya, untuk satu tenda disewakan dengan harga Rp. 100.000,-/malam.

Pengalaman Mendaki ke Negeri di atas Langit

Bagi kamu pencinta olahraga ekstrim, Bukit Nanggi patut masuk daftar tujuan wisata. Sejak melangkah dari kaki bukit, jalur menantang sudah terhampar di depan mata.

Setelah sampai di pertengahan jalan, kita kembali dipertemukan dengan jalur terjal, berliku dan berdebu. Di sini dianjurkan untuk tidak menoleh ke belakang, kecuali bagi yang memiliki nyali kuat, Pasalnya, tebing terjal seolah menggelitik jantung anda hingga gemetar.

Karena tantangan itulah, waktu yang dibutuhkan untuk sampai di puncak Nanggi cukup lama, yakni tiga sampai empat jam perjalanan, tergantung fisik dan tenaga masing-masing.

Puncak Bukit Nanggi juga diperindah oleh hamparan sabana yang berwarna hijau berkemilau dan track menuju puncak bukit ini juga tidak terlalu panas sebab di sepanjang track-nya terdapat barisan pohon cemara dan pohon-pohon berukuran besar lainnya yang terbilang sangatlah indah plus dengan suhu yang sangat dingin.

Dari puncak Bukit ini, kita dapat menikmati sunrise dan sunset dengan sangat jelas. Beberapa pulau yang terletak di Kecamatan Lombok Utara, Lombok Barat, serta Pulau Sumbawa bisa kita lihat dengan mata telanjang. (Sbg/Rig)

Comments