Sabigaju.com – Apa saja peristiwa di Minggu Keempat Maret 2020 yang menjadi perhatian dan perbincangan publik dan netizen di berbagai lini media sosial?

Berikut selengkapnya sejumlah peristiwa yang menjadi atensi publik dan netizen di minggu keempat Maret 2020.

1. Jakarta Tanggap Darurat

Salah satu topik Perbincangan Publik dan netizen di Minggu Keempat Maret 2020 tertuju saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan status Jakarta saat ini sebagai tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Jumat (20/03/20202).

Anies kembali mengeluarkan sejumlah seruan bagi warga ibu kota agar disiplin menjaga jarak atau menerapkan social distancing.

Dia juga menyerukan seluruh pelaku dunia usaha dan perkantoran di Jakarta memberlakukan kebijakan work from home atau bekerja dari rumah mulai Senin (23/03/2020) pekan depan.

BACA JUGA: Pemprov Tetapkan Jakarta Tanggap Darurat Bencana Covid-19

Jakarta
(Foto: Unsplash)

Lewat Seruan Gubernur Nomor 6 tahun 2020, dia berharap seluruh pelaku usaha dan perkantoran di Jakarta mematuhi seruan tersebut guna menekan penyebaran virus Corona.

Anies juga mewajibkan penutupan sejumlah kegiatan usaha pariwisata mulai dari kelab malam hingga bioskop. Termasuk kelab malam, diskotek, karaoke, bar, griya pijat, spa, bioskop, biliar, bola gelinding, mandi uap, dan seluncur, sejak 23 Maret hingga 5 April 2020.

Penutupan sementara tersebut dilakukan dalam Rangka Kewaspadaan Penularan Infeksi Covid-19.

2. Rapid Test

Masyarakat dan Netizen ramai membahas upaya Rapid Test alias uji cepat, korban infeksi dan potensi munculnya “titik panas” COVID-19 bisa terdeteksi lebih dini.

Presiden Joko Widodo Maret menyerukan rapid test dilakukan secara cepat dan massal guna mencegah penyebaran COVID-19 yang sudah mulai dilakukan sejak Hari Jumat (20/03/2020).

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan pemerintah juga sudah menyiapkan obat dari hasil riset yang bisa digunakan untuk mengurangi dampak virus corona. Pemerintah juga telah menyiapkan mekanisme untuk distribusi obat tersebut.

BACA JUGA: Nggak Cuma Musibah, Corona Juga Bikin Bisnis Dapat Berkah

3. Heboh Lockdown

Di minggu keempat Maret 2020 Publik dan Netizen ramai di Tanah Air mengangkat topik mengenai lockdown lantaran makin banyaknya korban yang terjangkit Virus COVID-19

Sejumlah netizen di Twitter menyerukan agar pemerintah segera melakukan lewat unggahan yang dibubuhi tagar #Indonesia_LockdownPlease demi menekan jumlah orang yang terjangkit COVID-19.

Minggu Keempat Maret 2020
(Foto: Instagram)

Lockdown sendiri diartikan sebagai suatu kondisi sebuah negara mengunci akses masuk dan keluar masyarakatnya di dalam suatu daerah.

Perbincangan lockdown mulai mereda manakala Pemerintah menegaskan tidak akan mengambil langkah lockdown

Menurut Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman menyatakan pemerintah belum mau menerapkan lockdown lantaran publik tak membutuhkan kebijakan yang menimbulkan efek kejut semata.

Menurutnya, saat ini tak boleh ada kebijakan yang coba-coba dan tak terukur. Fadjroel tak menampik ketentuan tentang lockdown sejatinya telah diatur dalam UU 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Namun, Fadjroel mengatakan, Jokowi lebih memilih kebijakan social distancing untuk merespons kondisi yang terjadi akibat wabah COVID-19 saat ini.

BACA JUGA: Cara Unik The Sultan Menghindari Paparan Virus Corona

4. Viral Dr Handoko Gunawan

Nama dokter Handoko Gunawan kemudian ramai jadi perbincangan di media sosial di Minggu Keempat Maret 2020. Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu disebut sebagai pahlawan kemanusiaan oleh para netizen.

Berawal dari unggahan akun Facebook Novia Kusumawardhani yang meminta dukungan netizen agar mendoakan dokter Handoko.

Boleh tolong bantu juga doakan salah satu dokter yg handle covid dokter Gunawan ahli paru di Graha Kedoya usia sdh…

Dikirim oleh Noviana Kusumawardhani pada Selasa, 17 Maret 2020

“Boleh tolong bantu juga doakan salah satu dokter yang handle covid, dokter Gunawan ahli paru di Graha Kedoya, usia sudah mendekati 80. Saat ini beliau terus kerja hingga jam 3 pagi. Karena dokter yang muda banyak yang takut,” tulis akun Novia Kusumawardhani di media sosial Facebook pada Selasa (17/3/2020) lalu.

Dalam tulisannya, Novia mengungkapkan bahwa dokter Handoko telah dilarang anak-anaknya untuk menangani pasien COVID-19.

Beredar pula foto dokter Handoko mengenakan masker dan pakaian hazmat yang biasa digunakan tenaga medis yang menangani pasien COVID-19

Tak sedikit warganet yang menyebut semangat dokter Handoko merupakan versi nyata dari dokter Kim Sabu di serial drama Korea Romantic Doctor.

BACA JUGA: Corona Merebak, Waspada Menggunakan Transportasi Umum 

5. Kebijakan Pemprov Bikin Gusar Warganet

Di Minggu keempat Maret 2020 Publik dan warganet banyak yan menyuarakan ketidaksetujuan dan geram akan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang mengeluarkan peraturan pembatasan operasional moda transportasi umum di Ibu Kota.

Alih-alih social distancing demi mencegah penyebaran Virus COVID-19, justru kerumunan yang didapatkan akibat pembatasan transportasi publik tersebut.

Antrean penumpang terlihat mengular di sepanjang koridor pejalan kaki menuju halte sejak pukul 06.00 WIB untuk bisa naik moda transportasi itu, bahkan begitu naik, mereka harus berdesak-desakan antar penumpang untuk bisa terangkut.

Malam harinya, Anies pun mencabut kebijakannya. Pencabutan pembatasan transportasi massal itu dilakukan pasca Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar transportasi publik tetap disediakan. (Sbg/Rig)

Comments