Peringatan Hari Ibu
hari ini Sabtu, 22 Desember 2018 Bangsa Indonesia merayakan Peringatan Hari Ibu. (Foto: Instagram risetdikti)

Sabigaju.com – Hari ini Sabtu, (22/12) di bangsa Indonesia merayakan  peringatan Hari Ibu Nasional. Banyak cara merayakan peringatan Hari Ibu dari cara sederhana hingga mewah sekalipun.

Peringatan Hari ibu juga menjadi momentum apik merayakan peran seorang ibu dalam keluarga.

Bagi suami, anak-anak, maupun lingkungan sekitar dapat memberikan penghargaan khusus bagi ibu.

BACA JUGA:

Sejarah Hari Ibu

Lewat Kesamaan pandangan untuk mengubah nasib perempuan di Tanah Air membuat berbagai organisasi perempuan yang ada di Sumatera dan Jawa berkumpul dalam satu tempat.

Mereka berdiskusi, bertukar pikiran dan menyatukan gagasannya di Dalem Jayadipuran, Yogyakarta. Selama tiga hari, dari 22 Desember sampai 25 Desember terdapat beberapa isu yang dibicarakan dalam pertemuan bersejarah yang dihadiri 600 orang dari 30 organisasi.

Penetapan tanggal 22 Desember  sebagai Hari Ibu pada hakikatnya merupakan tonggak sejarah perjuangan perempuan sebagai bagian dari perjuangan bangsa yang dijiwai oleh Sumpah Pemuda 1928.

Presiden Soekarno kemudian mengeluarkan keputusan presiden untuk menetapkan dukungan atas Kongres Perempuan III. Melalui Keputusan Presiden Nomor 316 tahun 1959 akhirnya Hari Ibu resmi menjadi Hari Nasional.

Trending di Sosmed

Peringatan Hari Ibu Nasional menghiasi status pengguna media sosial di Tanah Air. Mereka mengungkapkannya lewat Twitter, Instagram, Facebook hingga BlackBerry Messenger (BBM).

Kepopuleran Hari Ibu sebenarnya sudah mulai muncul awal pekan ini. Puncaknya hari ini, sebagian besar netizen tampak mengungkapkan berbagai hal-hal yang berkaitan dengan peringatan Hari Ibu sebagai hari kasih sayang anak ke ibunya. Netizen beramai-ramai menulis isi hati mereka tentang ibu.

Media sosial Twitter dibanjiri ucapan selamat Hari Ibu lewat tagar #SelamatHariIbu dan #Mothers day.Hari Ibu juga menduduki puncak teratas trending di Google idonesia Siang ini.

Peringatan Hari Ibu dan Ironis Nasib Ibu di Tanah Air

Walau peringatan Hari Ibu menjadi trending topik di media sosial. Namun demikian, tidak banyak masyarakat Indonesia yang peduli dan menghargai peran ibu dalam ranah domestik yang telah melahirkan generasi penerus bangsa.

Hal ini terlihat dengan masih cukup tingginya angka kematian ibu (AKI) yang terjadi di Indonesia.

Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015, AKI di Indonesia memang mengalami penurunan dari 359 kematian ibu per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2015 menjadi 305 kematian ibu per 100 ribu kelahiran hidup.

Angka tersebut juga telah melampaui target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RJPMN) 2015-2019 sebesar 306 per 100 ribu kelahiran hidup.

Sementara Di tahun 2017 itu ada 4.295 kematian ibu, berarti rata-rata 400 ibu meninggal tiap bulan.

Secara umum penyebab terbesar kematian perempuan saat melahirkan ialah perdarahan (35 persen), sedangkan di peringkat kedua ialah preeklamsia (32 persen), di samping juga komplikasi akibat penyakit tidak menular lainnya. (Sbg/Rig)

Comments