Sabigaju.com  Bekerja secara tekun dan optimal memang menjadi standar yang baik dalam melakukan suatu pekerjaan. Tetapi, apapun yang dilakukan secara berlebihan tentu saja tidak baik termasuk berlebihan dalam bekerja.

Kejadian terlalu keras dalam bekerja hingga mengakibatkan meninggal dunia sudah sangat biasa terjadi di negara maju. Di Jepang, misalnya, tercatat ratusan orang meninggal dunia akibat bekerja terlalu keras (karoshi). Sebuah survey dilakukan International Labour Organization (ILO) pada tahun 2004 mengungkapkan bahwa lebih dari 6 juta orang Jepang bekerja rata-rata lebih dari 60 jam per minggu. Lebih lanjut diketahui bahwa ada warga Jepang yang meninggal secara karoshi karena bekerja selama 80 hari berturut-turut.

Di Indonesia sendiri, salah seorang karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan asing di Jakarta meninggal diperkirakan karena terlalu lelah bekerja. Hampir setiap hari ia lembur, bahkan ia juga masih bekerja pada hari Sabtu dan Minggu. Kurangnya waktu istirahat membuat sistem kekebalan tubuh tidak dapat bekerja secara optimal hingga akhirnya mengalami autoimun.

Tanda Bahwa Anda Sudah Bekerja Terlalu Keras

1. Mengalami Sulit Tidur

Salah satu tanda yang cukup jelas bahwa Anda sudah bekerja terlalu keras adalah Anda mengalami kesulitan untuk tidur. Jika Anda merasa lelah hampir setiap waktu serta seringkali mengalami insomnia, kemungkinan besar Anda sudah bekerja dengan terlalu keras. Cobalah untuk tidur secara berkualitas selama 7,5 hingga 8 jam per harinya untuk menghindari kelelahan yang berlebihan.

2. Sering Sakit

bekerja terlalu keras
Sumber: www.livingwellspendingless.com

Setiap orang tentu pernah merasa sakit karena flu, namun bila Anda merasakan flu hampir setiap waktu bisa jadi ada sesuatu yang salah dengan diri Anda. Jika ini terjadi pada Anda, cobalah untuk beristirahat. Jika sakit masih berlanjut, sebaiknya Anda menghubungi dokter.

3. Mudah Melupakan Sesuatu

Terkadang setiap orang pernah melupakan sesuatu. Namun, apabila Anda mudah dan seringkali melupakan sesuatu bisa jadi hal tersebut adalah pertanda bahwa Anda mengalami stress yang berlebihan. Cobalah untuk beristirahat sejenak serta bersikap rileks.

 4. Merasa Stress, Gelisah atau Marah

Jika Anda mulai merasa emosi Anda mudah tersulut, hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan psikologi Anda. Apabila Anda merasa stress atau gelisah pada waktu tertentu, tentu saja hal ini masih dapat dikategorikan normal. Namun, bila Anda seringkali merasa stress atau gelisah bahkan hingga mudah marah tanpa alasan, maka ini adalah tanda bahwa Anda sudah bekerja terlalu keras.

5. Mengisolasi Diri Sendiri

Sumber: pinkporchlife.com

Bagi beberapa orang, setiap akhir pekan berarti waktunya untuk bersosialisasi. Bagi beberapa orang, mungkin tidak harus sesering itu melakukan kegiatan bersosialisasi. Anda tentu tahu yang mana yang terbaik untuk diri Anda.

Namun, apabila Anda mulai mengurangi waktu untuk bersosialisasi dari biasanya, bisa jadi Anda mulai merasa terlalu lelah dalam bekerja. Anda dapat mencoba untuk bertemu dengan orang-orang terdekat serta meminta support mereka untuk Anda.

6. Semakin Jauh dengan Tuhan

Dari segi spiritual, salah satu tanda bahwa Anda sudah bekerja dengan terlalu keras adalah apabila Anda sudah mulai menjaga jarak dengan Tuhan. Anda mulai sering mangkir dari kewajiban spiritual dan merasa bahwa semakin jauh dengan Tuhan. Jika hal itu terjadi, sebenarnya Anda-lah yang menjauh dari Tuhan bukan sebaliknya. Percayalah bahwa Tuhan yang Maha Kuasa selalu menyayangi umat-Nya serta tidak pernah meninggalkan umat-Nya.

Itulah beberapa tanda jika Anda terlalu keras dalam bekerja. Ingatlah selalu bahwa bekerja dengan tekun itu memang baik, tetapi jangan sampai memforsir diri Anda sendiri dalam bekerja. Jadikan kesehatan tetap menjadi nomor satu, ya, Sobat Sabi! (Sbg/Vn)

Comments