Hardiknas
Di momen Hardiknas ini, negeri ini harus membenahi dunia pendidikan lebih baik lagi agar di masa mendatang bangsa Indonesia mampu bersaing menghadapi era revolusi industri 4.0. (Foto: jamesdowen.com)

Sabigaju.com – Hari Pendidikan Nasional  alias Hardiknas yang diperingati pada hari ini, Selasa (2/5/2017), digemakan oleh netizen di berbagai jejaring sosial.

Peringatan Hardiknas ini ditetapkan oleh pemerintah untuk memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara yang merupakan tokoh pendidikan di Indonesia.

Di jagat Twitter indonesia, hal itu menjadi trending topic lewat tagar #Hardiknas2019 dan tagar #HariPendidikanNasional.

Dalam posting-annya, netizen mengungkapkan doa dan harapannya bagi pendidikan di Tanah Air. Selain itu, cuitan mengenai pentingnya pendidikan dan penghargaan terhadap pengajar terus mengalir, mulai dari pemerintah hingga masyarakat umum.

BACA JUGA: Semua Murid Semua Guru, Sebuah Lagu untuk Hari Pendidikan Nasional

Pentingnya Perbaikan Pendidikan di Tanah Air

Ditengah gegap gempitanya momen Hardiknas di dunia maya ada hal muram yang mencoreng wajah pendidikan, entah dari segi Pendidik maupun Peserta Didik, dari berbagai media masa di pertontonkan penyimpangan yang dilakukan oleh kedua pihak.

Lewat momentum Hardiknas ini dibutuhkan kesadaran antara Peserta didik dan Pendidik, perlu adanya proses perbaikan dalam segi interaksi untuk menekan persoalan negatif yang menimpa dunia pendidikan kita.

BACA JUGA: Semangat Ki Hadjar Dewantara di Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Pemerintah tentu saja memiliki peran yang sangat penting dalam perubahan metode pembelajaran pendidikan yang ada di Indonesia saat ini.

Fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak merupakan hal yang penting untuk disediakan oleh pemerintah. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan teknologi yang mumpuni.

Diperlukan komunikasi, kolaborasi, dan networking untuk membangun generasi muda Indonesia yang lebih baik.

Kalau tidak segera dibenahi, mustahil Indonesia bisa menjadi negara maju. Birokrasi yang terlibat pendidikan harus menyadari hal ini memperbaiki  dunia pendidikan di tanah air  dengan visi ke depan.

BACA JUGA: George Peabody, Jutawan yang Peduli dengan Dunia Pendidikan 

Pendidikan dan Industry 4.0

Kini kita akan memasuki era revolusi industry 4.0 ini, dimana nantinya akan menghadapi berbagai teknologi yang menggabungkan dunia digital dan dunia fisik.

Teknologi ini akan mempengaruhi semua disiplin ilmu industri dan ekonomi dan bahkan menantang gagasan kita tentang apa artinya menjadi seorang manusia.

Banyak hal yang harus diubah oleh negara yang ingin maju. Hal ini juga berlaku bagi Indonesia, terlebih saat ini Indonesia tengah menghadapi era revolusi industri 4.0 dengan tingkat persaingan yang semakin ketat.

BACA JUGA: Untuk Kamu Para Fresh Grad: Setelah Lulus Sebaiknya Apa yang Dilakukan?

Dari sejumlah perubahan yang harus dilakukan, perbaikan SDM adalah salah satu hal yang harus sangat diperhatikan.

Nah, pendidikan menjadi faktor yang penting untuk para generasi mendatang dalam menghadapi era Teknologi tersebut. Pembangunan sumber daya manusia  lewat pendidikan merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan.

Itulah mengapa negeri ini harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas baik keterampilan maupun pendidikan lebih baik lagi agar di masa mendatang bangsa Indonesia mampu bersaing menghadapi era revolusi industri 4.0. (Sbg/Rig)

Comments