Vpn Gratisan
Keputusan pemerintah melalui Kemenkominfo untuk sementara waktu membatasi media sosial membuat sejumlah pengguna smartphone mengakalinya dengan memasang Virtual Private Network alias VPN gratisan.(Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Keputusan pemerintah melalui Kemenkominfo untuk sementara waktu membatasi pengiriman foto dan terhadap sejumlah media sosial antara lain Instagram, Facebook, hingga aplikasi pesan WhatsApp rupanya membuat sejumlah pengguna smartphone mengakalinya dengan memasang Virtual Private Network alias VPN gratisan.

Lewat VPN gratisan memungkinkan kamu untuk mengubah lokasi geografis sehingga kamu bisa mengakses konten yang diblokir atau dibatasi dari mana saja di bumi ini secara normal.

Sayangnya, tidak ada sesuatu yang benar-benar gratis. Sebab kamu mungkin bakal dibombardir dengan iklan pop up atau berbagai hal tak mengenakan lainnya.

Selain itu penggunaan aplikasi VPN gratisan ternyata menyimpan bahaya.  Berikut adalah sejumlah risiko jika pengguna mengaktifkan VPN gratisan.

BACA JUGA: Fitur Medsos Dibatasi Guna Tangkal Ujaran Kebencian dan Hoax 

Bisa Bikin Bobol Keamanan Perangkat dengan Malware

Mulanya, VPN bermaksud untuk menjaga perangkat dari hacker. Namun, berdasarkan studi terhadap 283 VPN, terungkap bahwa VPN gratisan rentan disusupi malware.

Studi bahkan menyebut 38 persen menunjukkan VPN yang disusupi malware.

Aktivitas Online  Terlacak

Penggunaan VPN gratisan di tengah pembatasan akses medsos memang menyejukkan, namun, berdasarkan studi yang sama, 72 persen VPN gratisan rupanya memungkinkan pihak lain untuk mengintip aktivitas online pengguna.

Para pelacak data biasanya mengintip aktivitas online pengguna dan mengumpulkan informasi tentang si pengguna. Bisa saja, data-data tersebut dijual ke pengiklan.

BACA JUGA: Pembatasan Sosmed Momentum Tepat Buat Detoks Digital

Bikin Internet Lemot

VPN seringkali memperlambat koneksi internet alias lemot bagi penggunanya. Bahkan, kecepatan internet pengguna VPN bisa turun antara 10-25 persen.

Hal ini karena VPN berupaya menyediakan koneksi yang aman melalui proses enkripsi. Bagi kamu yang berniat streaming, tentu kecepatan internet yang lemot sangat tidak menyenangkan.

Ujung-ujungnya, pengguna mau tidak mau harus membayar untuk mendapatkan kecepatan internet yang lebih baik.

BACA JUGA: 6 Langkah Buat Detox Pasangan yang Sering Curhat Di Sosmed

Membatasi Kuota Internet

Kekurangan lain dari aplikasi VPN gratisan adalah mereka membatasi jumlah kuota saat terhubung dengan internet.

Artinyai, pengguna hanya dapat mengakses internet melalui VPN dengan kuota tertentu, semisal 2GB.

Untuk itu, pengguna yang ingin mengakses internet melalui VPN dengan lebih leluasa harus merogoh kocek terlebih dulu. Adapun harga yang ditawarkan juga beragam, tergantung penyedia layanan.

Ya udah sabar aja sih  bentar lagi pembatasan media sosial ini juga bakal berakhir kok  sebab situasi dan kondisi sudah semakin kondusif.  (Sbg/Rig)

Comments