Sabigaju.com – Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah akun di Twitter yang mencuit tentang dua anak dari Presiden Jokowi,  Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep.

Akun bernama @varevito mengunggah cuapan di Twitternya dengan menyebut anak Presiden Jokowi Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ‘ndeso’ dan ‘planga plongo’. Istilah bahasa Jawa yang berarti ‘kampungan’ dan ‘mulutnya menganga’ atau ‘bodoh’.

Mengejutkannya lagi, ternyata putra sulung Presiden Indonesia yang juga seorang pengusaha itu sempat membalas cuitan yang ditujukan kepada adiknya.

Balasannya terhadap akun @varevito inilah yang membuat warganet lebih heboh lagi karena hanya berisi empat kata.

Gibran Tenang Balas Ucapan Kasar Netizen

Ucapan kasar lewat media sosial Twitter @varevito kepada @kaesangp dibalas oleh Gibran Rakabuming lewat akun @Chilli_pari.

“Ya Kak. Maaf kak.” Balasan ini ternyata menuai banyak reaksi dari penggemar dan pembenci Gibran Rakabuming dan keluarganya.

Dari balasannya yang singkat itu, ada yang menyebut Gibran Rakabuming menohok sang penghina. Ada juga yang menganggap Gibran naif dan terlalu baik.

Meskipun pembelaan warganet mendominasi tanggapan Gibran, ada juga balasan berbau politik terhadap orang tuanya terkait pemilu mendatang.

Gaya Unik Gibran Rakabuming Balas Cuitan Kasar Netizen

Ini bukan kali pertama sang putra Presiden membalas dan menanggapi akun-akun yang berinteraksi dengannya.

Baik cacian maupun pujian pernah juga dibalasnya lewat akun @Chilli_Pari tersebut. Beberapa kali Gibran juga terlihat mengikuti balik akun yang pernah menghinanya.

Hingga kini, belum jelas apa motif Gibran membalas cuitan negatif akun-akun tersebut dengan permintaan maaf.

Namun yang jelas, tanggapan dari para warganet jauh lebih banyak dari empat kata yang dituliskan oleh Gibran.

Aktif di Twitter

Gibran Rakabuming yang telah berkeluarga dan memiliki bisnis sendiri memang terbilang aktif di Twitter.

Di dunia nyata, bisnis Chilli Pari Katering miliknya sudah berjalan sejak tahun 2010 di kota Solo sewaktu sang ayah belum menjabat Presiden Republik Indonesia.

Usaha ini merupakan bisnis perdananya setelah lulus dari University of Technology Insearch, Australia. Selain bisnis katering di Solo, Gibran juga melebarkan sayap ke bisnis kuliner lainnya di banyak kota.

Kabarnya setiap membuka usaha baru, Gibran tidak pernah meminta sepeserpun modal dari ayahnya sang Presiden RI tersebut. (sbg/Novel)

Comments