Sabigaju.com – Cristiano Ronaldo membuktikan diri sebagai legenda hidup lapangan hijau dan dewa di jagat sepak bola.

Bagaimana tidak, Cristiano  Ronaldo berhasil membawa Juventus melaju ke babak perempat Final Liga Champions 2018/19 dengan mencetak hattrick pada laga Juventus vs Atletico, Rabu (13/3) dini hari WIB yang berkesudahan 3-0.

Puja Puji pun berdatangan menghampiri dirinya. sepertinya hari ini Ronaldo bakal dipuja bagai dewa oleh para pecinta sepakbola apalagi fans Juventus di seluruh dunia.

BACA JUGA:

Patahkan Kutuk

Hattrick Cristiano Ronaldo dan kemenangan Juventus seakan menambah panjang rekam comeback tim tim yang sebelumnya kalah pada laga leg pertama Babak 16 Besar Liga Champions 2018/19.

Juventus mampu membalikkan keadaan dan lolos ke perempat final seperti yang dilakukan Ajax Amsterdam, Manchester United dan Porto pada pekan lalu.

Tak hanya itu, Ronaldo seakan mematahkan kutukan yang selama ini seakan menyelimutinya. Yup, Ronaldo punya kutukan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions saat melakoni musim debut bersama tim barunya.

Cristiano Ronaldo
(Foto: Instagram championsleague)

Hal itu pernah terjadi saat Cristiano Ronaldo pertama kali tampil di babak utama Liga Champions saat berseragam Manchester United pada musim 2003-2004. Saat itu Ronaldo baru berusia 18 tahun dan hanya mampu membawa Manchester United melaju hingga babak 16 besar. Manchester United gagal ke perempat final setelah kalah agregat 2-3 dari FC Porto.

Kejadian terulang lagi saat Cristiano Ronaldo pindah ke Real Madrid pada musim 2009-2010. Pada musim itu, Real Madrid tersingkir di babak 16 besar setelah kalah agregat 1-2 dari Olympique Lyon.

Kutukan tersebut patah dini hari tadi saat Ronaldo mencetak tiga gol untuk membungkam Atletico Madrid di Turin.

Balas selebrasi Simeone

Seusai laga, pemain asal Portugal itu melakukan selebrasi tak “lazim”. Mega bintang berusia 34 tahun itu melakukan selebrasi dengan mengayunkan kedua tangannya dari atas ke bawah menuju pangkal paha.

Gaya itu seakan menjadi balasan terhadap selebrasi yang dilakukan oleh Diego Simeone pelatih Atletico Madrid, pada duel pertama.

Cristiano Ronaldo
(Foto: Instagram football__hqs)

Pada pertemuan pertama, Atletico Madrid menang 2-0 atas Juventus di Stadion Wanda Metropolitano. Simeone pun melakukan selebrasi yang seperti mengejek lawannya dengan menempatkan lengan di selangkangan lalu menggoyangkan pinggul.

Selebrasi kontroversial itu pun berujung denda sebesar 20.000 Euro atau setara sekitar Rp 320 juta.

Simeone sendiri sebenarnya sudah meminta maaf atas gestur tak sopan itu. Pelatih asal Argentina itu mengatakan bahwa selebrasi itu dilakukan spontan dan benar-benar meluapkan perasaannya. Lalu berapa besar CR7 akan dikenakan denda atas selebrasinya?(Sbg/Rig)

Comments