Sabigaju.com – Pada bagian ketiga ini Sabigaju akan mengulas beberapa sosok Superhero Muslim lain yang belum di bahas dalam sdau tulisan sebelumnya.

Berbagai sosok karakter Superhero Muslim ini beraksi tidak hanya mengandalkan kekuatan super mereka saja, namun mereka juga tetap menunjukkan sisi keislaman mereka dalam beraksi menghadapi kekuatan jahat.

Siapa saja Superhero Muslim tersebut? Yuk kita simak sambil menantikan kumandang adzan Magrib tanda berbuka puasa.

5. Monet St.Croix

Monet merupakan perempuan yang lahir di Sarajevo, Bosnia. Ia merupakan anak tertua dari empat bersaudara keluarga jutawan St. Croix. Ia dibesarkan sebagai gadis kaya yang manja dan sombong sebagai anak kesayangan.

Seperti ibunya yang beragama Islam, Monet juga dibesarkan sebagai seorang Muslim.

Keempat St. Croix bersaudara ini merupakan mutan, dimana Monet memiliki berbagai kekuatan dari kemampuan tubuh super, healing factor, terbang dengan kecepatan suara, telekinetik, telepati, dan mampu merasakan aura mutan.

Ia sempat bermasalah dengan saudaranya Mauris yang menjadi vampir lalu terperangkap dalam mahluk bernama Penance. Monet direkrut Banshee dan Emma Frost dalam tim Generation X.

6. Simon Baz alias Green Lantern

Simon Baz adalah orang imigran keturunan Lebanon-American yang hidup di Dearborn, Detroit. Yang unik, Baz adalah pria keturunan Arab beragama Islam. Simon Baz digambarkan sebagai pria yang berotot dan memiliki tato berbahasa arab yang berbunyi Al-Shuja’a yang artinya keberanian.

Setelah masa krisis finansial menimpa Detroit, kota itu menjadi kota yang sering terjadi kriminalitas. Simon dipecat dari pekerjaannya.

Simon pun frustrasi, ia terjerumus ke dunia hitam, yakni pencurian kendaraan bermotor.

Suatu saat, Simon mencuri truk yang salah. Truk yang ia curi berisi bom yang ditujukan untuk tindakan teroris. Dan tiba-tiba saja, keberaniannya untuk menggagalkan usaha terorisme muncul.

Hal itu membuat ia dipilih oleh cincin yang biasa dimiliki para penjaga keamanan galaksi alias Green Lantern. Sejak saat itu, Simon Baz menjadi Green Lantern yang baru.

7. Bilal Asselah alias Nightrunner

Bilal Asselah, pemuda keturunan Perancis-Aljazair dibesarkan oleh ibu tunggal nya di pinggiran Paris, Perancis. Meskipun hidup damai, pada hari ulang tahun ke-16 Bilal, ia dan temannya Aarif tertangkap di tengah protes Perancis-Muslim, dan dipukuli tanpa ampun oleh kepolisian.

Setelah mereka berdua sembuh, Aarif memberi Bilal hadiah berupa lagu musik Leni Urbana, lagu khas Muslim di Perancis.

 

Dalam rangka untuk membantu perjuangan kaumnya, Bilal memutuskan untuk menjadi jagoan bertopeng yang beraksi di luar hukum, dengan sebutan Nightrunner.

Batman dan Nightwing melihat bakat pada Bilal dan merekrutnya menjadi perwakilan Batman Incorporated di Paris, Perancis. Dengan perbekalan gadget canggih dan pelatihan bela diri, Nightrunner menjadi salah satu keluarga Batman mewakili Perancis.

Semoga artikel ini  dapat memperkaya wawasan kamu akan dunia Superhero ya, Sob. (Sbg/Rig)

Comments