Autoseksual
(Sumber Foto: thegoodvader.com)

Sabigaju.com – Berbicara tentang orientasi seksual kamu mesti tahu nih orientasi autoseksual atau autoromantic.

Orientasi ini adalah dimana orang memiliki ketertarikan emosional dan seksual alias terangsang secara erotik oleh diri sendiri. Mengapa bisa demikian simak ulasannya berikut ini.

Nah, biasanya mereka yang mengalami orientasi autoseksual sangat suka melihat diri mereka sendiri di dalam cermin dan membayangkan hubungan seks terhadap dirinya sendiri.

BACA JUGA: Aktivitas Berpelukan Bisa Timbulkan Kecanduan Seks 

Pandangan Ilmiah tentang Orientasi Autosexual

Meski ada sejumlah lelaki yang punya orientasi autoseksual, Hal ini konon lebih sering dialami oleh para perempuan.

Menurut menurut ahli terapi dan penulis buku Modern Sexuality: The Truth About Sex and Relationships, Dr. Michael Aaron kondisi itu merupakan suatu hal yang sangat umum bagi seorang wanita. Ia juga menyebutnya dengan autoeroticism.

“Sangat umum bagi orang-orang untuk terangsang oleh diri mereka sendiri,”  kata Dr. Aaron.

Ia menjelaskan, beberapa orang mengalaminya lebih seperti sebuah orientasi, di mana mereka merasa lebih terangsang oleh diri mereka sendiri daripada orang lain.

BACA JUGA: Benarkah Pria Lebih Terobsesi dengan Seks Dibanding Wanita?

Seorang psikolog lainnya, Dr. Leon F. Seltzer menjelaskan, bahwa cara termudah untuk mengetahui apakah seseorang autoseksual adalah dari kebiasaan masturbasi mereka.

Jika dia membayangkan dirinya sendiri dan memikirkan betapa seksi dia saat dia berhubungan seks, dia jelas seorang autoseksual. Tetapi tidak ada cara untuk mengetahui apa yang dia pikirkan.

Tapi tidak perlu khawatir jika ternyata pasanganmu seorang yang mengalami orientasi autoseksual. Menurut definisi dari analis-ego Dr. Bernard Apfelbaum, seorang autoseksual adalah seseorang yang memiliki banyak masalah dalam menanggapi orang lain secara seksual.

Tetapi,  dapat merespons secara adil atau sangat baik terhadap sentuhannya sendiri. Artinya, mereka tidak akan tertarik pada orang lain.

BACA JUGA: Kata Siapa Nikmat? Fantasi Seksual Threesome Sebenarnya Bikin Ruwet

Orientasi Autosexual Berbeda dengan Narsis

Nah, orientasi autoseksual sendiri sering dikaitkan dengan perilaku narsis.  perlu digaris bawahi bawa kedua hal itu berbeda sama sekali.

Sebab perilaku narsis alias Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan yang dapat didiagnosis dengan gejala termasuk rasa diri yang meningkat, kebutuhan konstan untuk kekaguman, dan kurangnya empati

Menurut Dr Jennifer McGowan peneliti dari University College London, menjelaskan: “Autoseksual lebih nyaman secara seksual ketika berada di perusahaan mereka sendiri, sementara narsis sangat membutuhkan perhatian.

Selain itu orientasi autoseksual juga tidak mungkin dikaitkan dengan kurangnya empati atau keinginan untuk memberi kesenangan kepada orang lain – secara seksual atau sebaliknya – tetapi lebih merupakan preferensi terhadap pengalaman seksual. (Sbg/Rig)

Comments