Alun-alun Surya Kencana kini menjadi tempat favorit untuk wisata camping. (Foto: Instagram vitriaaprilia)

Sabigaju.com – Taman Nasional Gunung Gede mempunyai peranan yang penting dalam sejarah konservasi di Indonesia. Ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1980, memiliki luas 22.851,03 hektar, kawasan ini ditutupi oleh hutan hujan tropis.

Surya Kencana merupakan salah satu lokasi camping yang menjadi Primadona bagi para pendaki Gunung Gede – Pangrango. Dataran yang luas disertai hamparan bunga Edelweis menjadi daya tarik bagi para pendaki.

Rata-rata suhu di Cibodas 23°C, dan puncak tertinggi berada pada 3000 mdpl. Jika anda mendaki, persiapkan diri anda terhadap cuaca dingin karena angin semakin kencang di puncak gunung, dan suhu akan turun sampai 5° C.

Pemandangan yang akan Dinikmati Ketika Mendaki Gunung Gede

Berbebagai pemandangan indah bakal kamu jumpai saat menuju ke Surya kencana. ( (Foto Instagram friedebanu)
Berbagai pemandangan indah bakal kamu jumpai saat menuju ke Surya Kencana. (Foto Instagram friedebanu)

Bagi para pendaki pemula, untuk melakukan pendakian ke atas Gunung Gede, terutama anda harus menyiapkan perlengkapan sesuai standar keamanan. Seperti sepatu gunung, carrier, jaket, dan beberapa peralatan lain.

Selama anda melakukan pendakian di dalam kawasan hutan, dapat ditemukan “si pohon raksasa” Rasamala, “si pemburu serangga” atau kantong semar (Nephentes). Berjenis-jenis anggrek, dan bahkan ada beberapa jenis tumbuhan yang belum dikenal namanya secara ilmiah, seperti jamur yang bercahaya.

Selain melihat tumbuhan dan hewan, Anda juga akan dimanjakan dengan beberapa pemandangan, yaitu seperti Telaga Biru, dan Sumber Air Panas. Setelah melewati itu semua, pengorbanan selama melakukan pendakian pun terbayar ketika telah sampai di alun-alun Surya Kencana.

Pemandangan langit yang menakjuban dapat kamu saksikan saat bemalam di alun-alun Surya Kencana. (Foto: Instagram ullyulley)

Saat memasuki malam hari, cuacanya pun sangat dingin, maka itu disarankan untuk mengenakan jaket tebal. Di saat malam tiba, kamu dapat menyaksikan jajaran rasi bintang terasa begitu dekat dengan mata.

Pemandangan langit yang sungguh luar biasa indahnya di tempat istimewa ini dapat kamu rasakan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Hanya dengan membayar biaya retribusi untuk masuk ke wilayah cagar alam ini sebesar Rp.7.000.

Menikmati Keindahan Bunga Edelweis di Surya Kencana

Ketika di Surya Kencana, Anda dapat melihat salah satu tempat terbaik di Indonesia untuk menikmati keindahan bunga edelweis yang terhampar diantara padang rumput seluas 50 hektar.

Bunga Edelweiss terhampar di alun-Alun Surya Kencana. (Foto: Instagram ilhamtaufik1997)

Bunga Edelweis yang terkenal dengan sebutan bunga abadi –dan banyak orang mengkaitkannya sebagai lambang cinta– memang tumbuh subur di dataran tinggi, terutama di lereng-lereng pegunungan. Hamparan bunga edelweis pun menambah indah saat terkena pancaran sinar matahari tenggelam.

Meskipun cantik, bunga dengan nama latin Anaphalis Javanica ini tidak boleh dipetik sebab keberadaannya dilindungi oleh undang-undang.

Ingat jangan sekali pun mengabaikan peringatan untuk tidak memetik karena petugas jagawana akan memeriksa bawaan kita saat turun dari Surya Kencana. Jika tertangkap tangan membawa turun Edelweis, hukuman berupa denda dan pidana siap mengancam kamu.

Bunga Edelweis yang terhampar di Surya Kencana tidak boleh dipetik oleh pengunjung. (Foto: Instagram syamsudin_samtrek)

Kumpulan bunga edelweiss yang tumbuh liar di mana-mana, bukit-bukit hijau memagari lembah yang beratapkan langit biru dan awan yang senantiasa bisa kita lihat pergerakannya, suara aneka satwa khas hutan tropis Indonesia menjadikan kawasan Surya Kencana ibarat surga kecil, dimana tidak semua gunung di Indonesia punya pemandangan seperti ini. (Sbg/Eti)

 

Comments