Kebiasaan Beracun
(Sumber Foto: higherperspectives.com)

Sabigaju.com – Banyak dari kita dibesarkan dengan gagasan yang salah dan tidak praktis dalam mengartikan cinta dan hubungan.

Bahkan begitu banyak deretan film dan tayangan televisi yang berupaya meromantiskan hubungan tidak sehat, membuat perilaku beracun dan bahkan kasar tampak normal.

Kebiasaan beracun dapat meresap ke dalam hubungan secara perlahan, menguras dan membahayakan insan yang terlibat dalam sejumlah cara.

Berikut sederet kebiasaan beracun yang dianggap normal

Gemar Menyalahkan Orang lain

Banyak orang yang marah dan menyalahkan pasangannya, ketika mereka mengalami hari yang buruk.

Padahal menyalahkan orang lain adalah tindakan yang mementingkan diri sendiri dan narsisme.

Perilaku dan sikap ini juga menunjukkan seseorang yangtidak memiliki batas atau kedewasaan.

Kebiasaan beracun semacam ini dapat merusak hubungan pasangan dalam jangka panjang. Sebaliknya, hindari menyalahkan pasanganmu tanpa alasan dan mencoba mengendalikan emosi saat melewati masa-masa sulit.

BACA JUGA: Waspada Aksi Toxic Family Saat Berkumpul dengan Keluarga 

Membeli Kasih Sayang

Kamu tidak dapat menyembunyikan masalah dalam hubungan Anda di bawah permadani dengan cara memberi hadiah mewah kepada pasanganmu untuk mengalihkan perhatian.

Kebiasaan beracun yang dilakukan dengan membelikan berbagai barang mewah seperti dengan pakaian, gadget mahal, atau aksesoris mewah kepada pasanganmu adalah tanda bahwa hubungan asmaramu begitu dangkal dan hampa.

Menutupi masalah dengan kesenangan materialistis adalah racun dan dapat menyebabkan kehancuran hubungan asmara secara bertahap.

Sebaliknya, atasi masalah yang tengah dihadapi secara langsung dan pelajari cara mendiskusikan atau bernegosiasi dengan pasangan secara rasional.

BACA JUGA: Cara Pria Perangi Toxic Masculinity

Menyandera Hubungan

Banyak orang menggunakan kebiasaan beracun dalam hubungan mereka sebagai senjata untuk digunakan kapan pun ada pertengkaran atau ketidaksepakatan.

Mereka menahan kasih sayang atau mengancam untuk mengakhiri sesuatu setiap kali mereka dikritik atau dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka.

Kebiasaan beracun ini dapat menciptakan kemarahan, ketidakpercayaan, dan frustrasi pada kedua pasangan.

Perilaku semacam ini manipulatif dan dapat merusak hubungan yang terbaik sekalipun.

BACA JUGA: Menjauh dari Anggota Keluarga yang Toxic Itu Keputusan Tepat

Berupaya Membalas Kesalahan

Terus mengingat kesalahan pasanganmu di masa lalu dan mencari kesempatan untuk membalasanya adalah kebiasaan beracun yang bisa merusak hubungan.Dan itu bukanlah ide yang baik untuk dilakukan.

Jangan mengungkit semua kekacauan yang pernah dilakukan pasanganmu di masa lalu! Melakukan hal itu hanya menciptakan amarah dan kepahitan. Jika ada sesuatu yang mengganggumu, diskusikan dengan pasangan dan lakukan kompromi.

Cemburu

Perilaku cemburu adalah kebiasaan beracun yang dapat menyebabkan terjadinya perilaku gila jika dibiarkan.

Melarang pasanganmu berbicara dengan seseorang yang tidak kamu sukai, membaca chat ataupun sms pasangan mengintai atau membuntuti pasangan atau muncul secara acak di tempat kerja pasangan adalah perilaku yang melewati batas

Perilaku ini beracun dan menunjukkan kurangnya kepercayaan. Pastinya pasanganmu bakal merasa seperti mereka bersama seseorang yang belum dewasa dan impulsif.

BACA JUGA: Detoks Maskulinitas Buat Sikap Cuek Cowok 

Perilaku Pasif-Agresif

Alih-alih mengatasi masalah secara langsung, banyak orang melakukan kebiasaan beracun sebagai cara membalas kesalahan pasangan mereka dengan menunjukan perilak pasif-agresif

Dalam kasus-kasus di mana orang yang pasif-agresif marah, mereka mungkin berulang kali mengklaim bahwa mereka tidak marah atau bahwa mereka baik-baik saja – bahkan ketika mereka tampaknya marah dan tidak baik-baik saja.

Bahkan mereka bisa menyangkal apa yang mereka rasakan dan menolak untuk terbuka secara emosional, mereka menutup komunikasi lebih lanjut dan menolak untuk membahas masalah tersebut.

Daripada bertindak secara pasif-agresif, lebih baik nyatakan perasaanmu dengan jelas dan diskusikan hal-hal dengan cara yang rasional.

Comments