Peristiwa terjebaknya 12 bocah asal Thailand yang terperangkap di dalam gua selama dua pekan rupanya memicu miliuner yang juga CEO SpaceX, Elon Musk untuk membantu misi penyelamatan dengan membangun beberapa alat. (Foto: Instagram elonmusk)
Peristiwa terjebaknya 12 bocah asal Thailand yang terperangkap di dalam gua selama dua pekan rupanya memicu miliuner yang juga CEO SpaceX, Elon Musk untuk membantu misi penyelamatan dengan membangun beberapa alat. (Foto: Instagram elonmusk)

Sabigaju.com – Peristiwa terjebaknya 12 bocah asal Thailand yang terperangkap di dalam Gua Tham Luang Nang Non selama dua pekan rupanya memicu CEO SpaceX, Elon Musk untuk membantu misi penyelamatan dengan membangun beberapa alat canggih.

Elon Musk mengerahkan Boring Company dan SpaceX miliknya untuk membangun alat yang memungkinkan untuk menyelamatkan para korban.

Lewat akun Twitter pribadinya, Elon Musk  mengungkap bahwa dirinya tengah dalam proses pembuatan kapal selam mini yang dibuat dari bagian roket Falcon 9.

Elon Musk Pamer di Twitter

Baru-baru ini, ia memperlihatkan karyanya tersebut sedang menjalani proses uji coba sebelum bisa benar-benar bisa digunakan untuk menyelamatkan orang.

Melalui akun Twitter miliknya, pria berjuluk Iron Man ini menunjukkan proyek terbarunya tersebut sedang melakukan tes di sebuah kolam renang yang terletak di Palisades Charter High School, Los Angeles, Amerika Serikat. Sejumlah penyelam pun tampak ditugaskan untuk membawa kapal selam mini berbobot sekitar 40 kilogram tersebut.

Melalui Twitter, Elon Musk menulis bahwa Primary Path pada dasarnya adalah kapal selam yang memiliki ukuran kecil sehingga dapat muat di dalam gua, dan juga cukup ringan untuk diangkut ke sana.

Lebih lanjut, Musk menjelaskan bahwa kapal selam tersebut akan dapat memuat anak-anak hingga orang dewasa kecil. Kapal selam itu akan memiliki pegangan di bagian depan dan belakang.

Dilengkapi juga dengan komponen untuk meminimalisir udara terbuka, serta pengendali daya apung. Kapal selam mini itu pun juga tampak melewati berbagai rintangan di dalam kolam renang.

Hal ini dimaksudkan sebagai upaya dalam melakukan uji coba terhadap kemampuan kapal selam tersebut saat melewati medan sempit dan sulit, seperti di Gua Tham Luang, Thailand, yang merupakan lokasi terperangkapnya 12 anggota tim sepakbola para bocah asal Thailand tersebut

Langsung Bisa Digunakan

Elon Musk memperkirakan alat tersebut sudah akan jadi dalam tempo waktu 8 jam sebelum diterbangkan ke Thailand.

Pria yang juga menjabat sebagai CEO Tesla dan The Boring Company tersebut mengatakan bahwa kapal selam berdiameter 31 cm itu dijadwalkan dapat sampai di Thailand malam ini. Hal tersebut diungkapkannya dalam sebuah kicauan lewat akun Twitter miliknya.

Ia berharap kapal selam mini tersebut dapat membantu tim penyelamat dalam mengeluarkan para korban dari dalam gua. Jika tidak, Elon mengatakan proyeknya tersebut dapat digunakan untuk situasi serupa di masa depan. (Sbg/Rig)

Hingga Minggu (8/7) Malam WIB, dari 12 bocah serta seorang pelatih yang terjebak di dalam gua Tham Luang Nang Non itu, sudah 4 remaja berhasil diselamatkan oleh Regu Penyelamat. (Sbg/Rig)

Comments