Aktor senior Deddy Sutomo meninggal dunia. Rabu (18/4) pag., Deddy menghembuskan napas terakhir dalam usia 76 tahun.
Aktor senior Deddy Sutomo meninggal dunia. Rabu (18/4) pag., Deddy menghembuskan napas terakhir dalam usia 76 tahun.

Sabigaju.com – Dunia perfilman Indonesia berduka lantaran aktor senior Deddy Sutomo menghembuskan napas terakhir pada Rabu (18/4) pagi dalam usia 76 tahun.

Sejak menggeluti dunia akting mulai dari tahun 1970-an. Sejak itu, Deddy Sutomo terus menggeluti profesi aktor di bidang seni peran sampai akhir hayatnya.

Deddy Sutomo tercatat telah membintangi sekitar 44 judul film dan dua serial televisi. Berikut ini Sabigaju akan mengulas beberapa film ikonik yang pernah dibintangi Deddy Sutomo.

Baca Juga: [tooltip gravity=”nw” txtcolor=”#1e73be”]Selamat Jalan Deddy Sutomo[/tooltip]

Pandji Tengkorak (1971)

Poster Film Panji Tengkorak
Poster Film Panji Tengkorak

Film Pandji Tengkorak diangkat dari kisah komik bersambung, yang pertama kali terbit tahun 1968 karangan Hans Jaladara penulis asal Kebumen, Jawa Tengah.

Film ini adalah salah satu film pertama yang merupakan buah hasil kerjasama antara rumah produksi film Indonesia dan asing dari Hong Kong.

Film Panji Tengkorak bercerita tentang seorang penjahat kejam bernama Kebobeok yang menyamar menggunakan topeng tengkorak untuk mencuri pedang pusaka dari seorang guru silat.

Dalam versi komik Di bagian penghujung kisahnya, Panji akhirnya mengetahui ketahui bahwa penjahat kejam Kebobeok itu tak lain adalah ayah kandung Panji sendiri.

Pandji Tengkorak merupakan salah satu film yang berhasil mendongkrak nama Deddy dalam dunia perfilman.

Film Buaya Putih (1982)

Poster Film Buaya Putih
Poster Film Buaya Putih

Film bergenre horor dan action ini bercerita tentang seekor buaya putih di suatu sungai yang suka menenggelamkan orang ke dasar sungai.

Juleha (Yatie Octavia) yang merupakan anak dari Kadir (Syamsuri Kaempuan) merupakan salah satu korban buaya putih.

Beruntung Komar yang diperankan Deddy Sutomo datang menolong Juleha. Komar yang merupakan pawang buaya belakangan mengetahui bahwa buaya putih adalah siluman buaya.

Film Doa yang Mengancam (2008)

Poster Film Doa Yang Mengancam
Poster Film Doa Yang Mengancam

Dalam film ini Deddy Sutomo berperan sebagai Tantra, seorang penjahat kelas kakap menjadikan Madrim yang diperankan oleh Aming sebagai anak buahnya dengan iming-iming uang selangit.

Madrim adalah sososk pemuda yang memiliki kemampuan mengetahui keberadaan seseorang hanya dengan melihat fotonya.

Kemampuannya itu dimanfaatkan polisi untuk melacak para buron. Lantaran itulah Tantra a menculik Madrim dan menahan di apartemennya dengan memberinya gaji buta dan pengawalan ketat.

Belakangan Tantra yang melihat Madrim lesu dan kesepian, berinisiatif memanggil seorang pelacur kelas atas. Ternyata pelacur itu adalah Leha (Titi kamal), istri Madrim! Madrim merayunya agar Leha mau hidup bersama lagi seperti dulu. Tetapi Leha memilih jalan lain.

Film Tanda Tanya (2011)

Poster film Tanda Tanya
Poster film Tanda Tanya

Film ini merupakan salah satu film yang dibesut olehsutradara Hanung Bramantyo. film yang sarat dengan nuansa pluralisme ini mengambil setting waktu mulai awal hingga akhir tahun 2010 di kota Semarang, Jawa Tengah. Dimulai dari tahun baru 2010 berjalan ke perayaan Paskah, bulan puasa / Ramadhan, hingga perayaan Natal dan ditutup saat malam Tahun Baru 2011.

Film Tanda Tanya bercerita tentang konflik agama di Semarang, Jawa Tengah. Dalam cerita itu terdapat tiga keluarga yang berbeda agama.

Dalam film ini Deddy Sutomo berperan sebagai pastor di gereja. Beberapa kali Deddy tampil sebagai pastor yang sedang memimpin doa serta ibadah.

Selain tayang di Indonesia, film ini juga tayang di beberapa negara lain. Tanda Tanya mendapatkan nominasi pada sembilan kategori Piala Citra di Festival Film Indonesia 2011

Film Mencari Hilal (2015)

Poster Film mencari Hilal
Poster Film mencari Hilal

Film Mencari Hilal bercerita tentang Mahmud (Deddy Sutomo) yang berjuang menerapkan perintah agama Islam. Selama hidupnya ia berdakwah agar orang percaya bahwa Islam solusi masalah hidup.

Kualitas akting Deddy dalam film ini tidak diragukan lagi. Berkat aktingnya dalam film ini ia diganjar penghargaan Aktor Utama Terbaik di Festival Film Indonesia 2015 dalam perannya sebagai Mahmud di film Mencari Hilal. (Sbg/Rig)

 

Comments