video syur
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Netizen di dunia maya tengah heboh memperbincangkan dengan video syur mirip artis Gisella Anastasia. Hal itu pun membuat  nama Gisella Anastasia sempat menjadi trending topik di media sosial Twitter. hingga hari ini Sabtu ( 7/11/2020)

Gisel sendiri  belum juga angkat bicara mengenai hal ini. Ia tengah menikmati liburannya di Sumba bersama sang anak tercinta.Kekasihnya, Wijin juga turut meramaikan liburan tersebut.

Ini bukan kali pertama nama Gisella Anastasia tersandung kasus video syur. Jebolan finalis Indonesian Idol tahun 2008 ini sebelumnya pernah dituduh menjadi pemain perempuan dalam video syur mirip dirinya.

Pada akhir 2019, video syur  mirip Gisel juga viral di media sosial. Kala itu, Gisel menempuh jalur hukum

Saking jengkelnya Gisel melapor ke Polisi. beberapa akun media sosial IG, Twitter, FB, grup WA, Website, dan link yang menyebarkan video syur tersebut ditumpahkan dalam berkas laporan,

BACA JUGA: Video Porno Deepfake dan Ancaman di Dunia Maya yang Belum Ada Solusinya 

Media Sosial dan Penyebaran Video Syur

Sejak dahulu, satu penyebaran video syur tak pernah lengkang oleh peradaban. Berbagai Kisah video porno menyita seluruh perhatian.

Kini lebih gila lagi. bisa dibilang jumlah video porno di media sosial meningkat pesat seiring makin pribadinya sebuah perangkat komunikasi seseorang. Platform media sosial menjadi penyebar utama tayangan asusila itu.

Platform Twitter misalnya mencatat menyebarkan konten negatif terbanyak dengan jumlah 624.781. Facebook dan Instagram 21.941. Berdasar data Kemenkominfo sepanjang 2019 telah diblokir 1.025.263 situs porno.

Pemblokiran telah berjalan otomatis dengan pemanfaatan AIS (Automatic Identification System). Artificial Inteligence alias kecerdasan buatan tersebut akan memilah konten-konten yang berbau mesum.

YouTube sendiri dalam kurun kuartal pertama 2020 telah menghapus 11,4 juta video. Video yang dihapus terbanyak keempat berasal dari Indonesia dengan jumlah 684.199 video.

BACA JUGA: Menguak Film Porno Favorit Para Maniak Film Dewasa Indonesia 

Ancaman Hukuman

Banyak warganet yang meminta link video dan tidak sedikit juga yang menyebarkan. Padahal penyebar video dan platform media sosialnya bisa diancam denda hingga pidana. Penyebar video syur itu bisa dijerat dengan UU Anti Pornografi pasal 29 dan UU ITE pasal 27.

Menurut UU Anti Pornografi Pasal 29 menyatakan bagi siapa saja yang menyiarkan atau menyebarkan video yang mengandung konten porno bisa didenda hingga Rp 6 miliar atau penjara 12 tahun.

Sementara soal penyebaran penyebaran konten yang bermuatan pornografi dalam u UU ITE pasal 27 ayat 1 diancam  dengan hukuman enam tahun dan denda Rp 1 miliar.

Sayang masih banyak orang-orang yang melanggar UU ITE tersebut. Seakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab tidak jera dengan adanya pasal tersebut.

Yuk, mari bijaklah dalam menggunakan media informasi dan komunikasi. nggak perlu kita ikutan veboh soal video syur di media sosial. (Sbg/Rig)

Comments