Berkebun Hidroponik
(Foto: Instagram.com/verticalfarming)

Sabigaju.com – Di masa Pandemi yang belum juga mereda aktivitas berkebun hidroponik di rumah perlahan jadi gaya hidup urban.

Tidak sedikit cowok yang kini mulai menanam sayuran dan buah berpohon rendah di halaman rumah walau ruangnya amat terbatas. Istilah urban farming pun mulai jadi tagar familiar para pegiat berkebun hidroponik di perkotaan.

Tidak hanya sekadar mengisi waktu kosong atau mengusir kepenatan di rumah. Bekebun hidroponik sendiri bisa dibilang tidak membutuhkan modal yang besar. Namun demikian kegiatan ini harus dilakukan dengan ketekunan dan ketelatenan.

BACA JUGA: Ecotherapy, Bikin Stress Ngacir di Masa Pandemi 

Pudarnya Anggapan Berkebun Nggak Laki

Maraknya cowok yang kini menekuni aktivitas maupun Hobi berkebun hidroponik  rupanya membuat anggapan kalau kegiatan yang kerap dianggap nggak maskulin ini pun perlahan pudar.

Sebab ada banyak nilai positif dari kegiatan ini seperti hobi-hobi lainnya yang dimiliki oleh pria lainnya.

Berkebun baik untuk kesehatan mental
(Foto: Freepik.com)

Hobi berkebun baik lho, apalagi buat kamu yang biasa berjam-jam di dalam ruangan ber-AC, dan duduk di kantor, karena dengan berkebun  hidroponik kamu bisa latihan gerak badan, menghirup udara segar, dan tentunya menikmati sinar matahari yang menyehatkan.

Nah, kalau kamu tertarik untuk ikutan brkebun Hidroponik yang saat ini tengah ngetrend prhatikan beberapa hal penting beikut ini yah gaes :

1. Beli Bibit

Hal pertama yang perlu kamu lakukan setelah alat dan lokasi kebun hidroponikmu selesai diinstalasi adalah membeli bibit. Sebaiknya kamu pertimbangkan deh bibit tanaman apa yang ingin kamu beli. Pastikan tanamannya bisa bermanfaat dan mudah dirawat.

Soalnya ada juga lho tanaman yang cukup sulit untuk dirawat misalnya tanaman yang menghasilkan buah

2. Menyemai Bibit

Langkah selanjutnya adalah menyemai bibi yang telah kamu beli . Hal yang harus diperhatikan ketika menyemai bibit di spons khusus menyemai adalah tangan harus bersih.

Kalau tangannymu dalam keadaan kotoor saat menyemai bibit, nantinya bisa membuat bibit enggak tumbuh atau tetap tumbuh tapi hasilnya malah jelek.

BACA JUGA: Hobi Berkebun Bikin Masa Stay At Home Jadi Seru

3. Pastikan Sistem Pengairan dengan Baik

Dalam sistem berkebun hidroponik tanaman sangat bergantung pada nutrisi dan oksigen dalam air untuk sumber kehidupannya, karena tak menggunakan tanah. Nah, Pipa tempat tanaman diletakkan dalam lubang harus dilewai air yang terus menerus mengalir.

Untuk menyiasatnya sebaiknya kamu cukup pakai pompa kecil yang biasa di kolam ikan atau aquarium.

Tapi perhatikan soal PH airnya yah. Agar tanaman bisa tumbuh dengan baik, tingkat. Ph air harus berkisar 5,5. Kamu bisa mengukurnya dengan menggunakan alat khusus yang tersedia di toko hidroponik.

Jangan lupa untuk mengechek aliran air dan tingkat PH-nya.

BACA JUGA: Merasakan Keindahan Kebun dan Madu Eksklusif Rolls-Royce

4. Siapkan Pelindung

Nah, kamu perlu melindungi kebun hidroponikmu binatang yang bisa merusak tanaman dengan menggunakan kawat kasa.

Setelah itu biarkan saja tanaman hidroponik milikmu tumbuh apa adanya. Tak perlu terlalu sering dipegang karena tanaman yang sering dipegang malah akan tumbuh dengan kurang baik.

Seiring tanamanmu tumbuh, kamu merasakan kehadiran alam semesta. Ketika kamu memanen, ada rasa puas yang mengalir di tubuhmu, yang lebih besar dari bermain video games seharian.

Dan ketika kamu menikmati hasil panenmu, kamu berhak merasa bangga gaes. Jadi, nggak ada kata telat buat kamu untuk mulai aktivitas berkebun hidroponik! (Sbg/Rig)

Comments