Ngegowes jangan egois
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Ngegowes alias bersepeda di mas new normal ini tidak hanya sedang ngetrend tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup warga Jakarta.

Yup, wabah corona semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berolahraga guna meningkatkan daya tahan tubuh.

Dalam hal ini, olahraga bersepeda menjadi pilihan menarik sebab bermanfaat bagi kesehatan serta dapat dilakukan dengan tetap memerhatikan protokol pencegahan penyebaran virus corona.

Selain itu animo untuk bersepeda juga dipicu semakin banyaknya konten berisi aktivitas bersepeda yang dibagikan oleh komunitas dan pegiat hobi bersepeda di sosial media.

Konsumsi informasi terhadap konten-konten tersebut juga semakin meningkat seiring berkurangnya aktivitas bekerja di luar rumah di tengah pandemi.

BACA JUGA: Karena Rebahan Ketinggalan Jaman, Sepedaan Yuk Genks!

Tantangan Ditengah melonjaknya Pengguna Sepeda

Meski begitu, kondisi ngetrendnya ngegowes ini bukannya berarti tanpa tantangan gaes.  Soalnya udah mulai  banyak nih sob warga yang mulai mengeluhkan ulah para pengguna sepeda agar bisal lebih menaati aturan lalu lintas.

Selain itu, nggak  sedikit loh pengguna kendaraan lain yang menilai  kalau banyak  pengguna sepeda yang dirasa egois bahkan arogan karena tidak maumemperhatikan pengguna jalan raya yang lainnya. apalagi ketika sedang menggowes secara berkelompok.

Kita tentunya sepakat kalau ngegowes di jalan raya membutuhkan tenggang rasa dan saling menghormati antar sesama pengguna jalan raya. Ada kalanya harus mengalah dalam bersepeda.

Sebab, jalan raya merupakan milik publik. Tidak baik apabila aktivitas bersepeda sampai memenuhi ruas jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

BACA JUGA: Naik Sepeda dan Upaya Memerangi Pandemi Corona 

Gunakan Jalur Sepeda

Tingginya minat warga menggunakan sepeda, Pemprov DKI Jakarta akhirnya membuat jalur sementara sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Jalur khusus kendaraan roda dua tersebut kurang lebih sepanjang 14 kilometer.

Adapun jam operasional jalur sepeda adalah pukul 06.00-08.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB pada Senin sampai Jumat.Sementara itu, jalur pesepeda dioperasikan mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-19.00 WIB pada Sabtu dan Minggu.

Kalau kamu kini tengah aktif ngegowes maka  diimbau banget agar memanfaatkan jalur yang telah disediakan selama jam operasional tersebut.

Hal ini untuk guna menghindari kecelakaan lalu lintas. Sebab kalau kamu  ngegowes  tidak masuk ke jalur sepeda, tapi malah mengambil jalur tengah, menyelip di antara kendaraan. Ini sangat berbahaya, bisa memungkinkan kecelakaan lalu lintas

Dan kalau kamu ngegowes  keluar jalur sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas, maka kamu  bisa dijadikan sebagai pihak yang bertan ggung jawab atas kecelakaan tersebut.

Kalau kamu tidak taat menggunakan jalur sepeda atau pop up bike line yang telah tersedia bisa diancam pidana.

Berdasarkan pasal 299 UU lalu lintas dan angkutan jalan tahun 2009, ancaman hukuman bagi pelanggar yaitu denda Rp 100 ribu atau penjara 15 hari.

Ngegowes itu asik, sehat, irit  tapi nggak boleh bikin kita egois sob! (Sbg/Rig)

Comments