Penyakit Skizofrenia
Seseorang yang mengaku kerabat menyebutkan SM wanitaang membawa anjing masuk ke Masjid A Munawaroh, Sentul, Bogor, Jawa Barat mengidap penyakit skizofrenia. (Capture Video Twitter)

Sabigaju.com – Penyakit skizofrenia belakangan menjadi topik pembicaraan netizen lantaran dikaitkan dengan sebuah video yang beredar menunjukan seorang wanita yang ngamuk di sebuah masjid Jami Al Munawaroh Sentul, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Wanita berinisial SM itu masuk ke masjid tanpa membuka sepatu dan membawa anjing. Bahar mendapat informasi, SM ke masjid untuk mencari suaminya. Soalnya, SM mendapat kabar bahwa si suami sedang melangsungkan pernikahan di masjid tersebut.

Jemaah berusaha mengeluarkan SM, namun SM tak beranjak dari area masjid karena mencari anjingnya yang kabur saat tuannya bertikai dengan orang di dalam masjid.

Peristiwa anjing masuk Masjid Al Munawaroh ini terjadi pada Minggu (30/6). Peristiwa diketahui banyak orang karena rekaman video kejadian menyebar lewat internet.

BACA JUGA: Sabitalk: Apa Sih Schizophrenia Itu?

Mengidap Penyakit Skizofrenia

Pihak keluarga SM (45) wanita yang membawa anjing di dalam masjid di Sentul City Bogor akhirnya pun angkat bicara.

Dalam unggahan akun @christian_joshuapale, terdapat sebuah tulisan yang menjelaskan kalau wanita tersebut bertingkah seperti itu karena mempunyai penyakit skizofrenia paranoia, dimana penyakit tersebut membuat beliau merasa selalu diikuti dan dijahati oleh pihak tertentu yang bahkan beliau tidak bisa jelaskan.

Dikutip dari laman WEBMD, skizofrenia paranoid merupakan jenis skizofrenia yang paling sering ditemukan di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Hiperaktif di Social Media Bisa Bikin Kamu Kena Gangguan Jiwa 

Gejala paling khas dari skizofrenia adalah delusi (waham) dan halusinasi. Itulah sebabnya, orang dengan skizofrenia paranoid cenderung mendengar suara-suara di dalam pikiran mereka dan melihat sesuatu yang tidak nyata.

Tidak hanya itu, orang yang memiliki skizofrenia juga sering menunjukkan perilaku kacau yang menyebabkan diri mereka tidak dapat mengendalikan perilakunya.

Akibatnya, pengidap skizofrenia paranoid sering berperilaku tidak pantas, sulit mengendalikan emosi, hasrat, serta keinginannya.

Secara umum, skizofrenia adalah gangguan kejiwaan kronis yang membutuhkan pengobatan berkepanjangan untuk meringankan gejalanya.

BACA JUGA: Begini Bedanya Naksir dengan Gangguan Jiwa Erotomania

Penyebab Penyakit Skizofrenia?

Sampai saat ini para ahli belum mengetahui apa yang menyebabkan seseorang mengalami penyakit skizofrenia.

Meski begitu, para peneliti percaya bahwa ada beberapa hal yang dapat memicu penyakit ini.

Dikutip dari laman hello sehat ada beberapa Beberapa yang dapat menjadi penyebab penyakit skizofrenia adalah:

Kadar seratonin dan dopamine di dalam otak yang tidak seimbang diyakini para ahli bisa menyebabkan penyakit ini.

Studi pemindai saraf otak menunjukkan perbedaan dalam struktur otak dan sistem saraf pusat orang dengan penyakit ini.

BACA JUGA: Mengerikan! Dampak Kesepian Bisa Membawamu ke Jalan Kematian

Para peneliti tidak yakin mengapa hal tersebut bisa terjadi, namun mereka menyebutkan bahwa gangguan kejiwaan ini terkait dengan penyakit otak.

Penyakit skizofrenia ini mungkin diwariskan di dalam keluarga. Jadi, jika salah satu keluarga inti mu terkena penyakit ini, kamu berisiko tinggi mengalami hal yang serupa.

Selain itu penyakit skizofrenia ini juga bisa disebabkan lantaran seseorang terkena infeksi virus dan kekurangan beberapa nutrisi ketika masih dalam kandungan. Ataupun tindak penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti narkotika. (Sbg/Rig)

Comments