Sabigaju.com – Dalam kunjungannya ke Sukabumi hari Minggu 8 April lalu, Presiden Jokowi mengalami hal unik. Saat sedang berkendara konvoi dengan sepeda motor chopper, tiba-tiba seorang pemuda tak dikenal berlari mengikutinya. Tanpa tedeng aling-aling dan selembar pakaian menutupi tubuh atasnya, Arianto atau Boona, berlari mengabaikan pasukan pengawal Presiden. Seperti tidak peduli protokoler, Arianto mengaku aksi mengejar Presiden dilakukannya hanya karena ingin menyentuh tangannya.

Saat ditanya oleh wartawan, Arianto cenderung gagap dan diam karena seperti baru sadar bahwa tindakannya berbahaya. Kakaknya, Marni, mewakili menjawab pertanyaan media dan mengaku bahwa Arianto tidak ada maksud apapun selain memang spontanitas. Aksinya itu sempat ingin dicegah Marni, namun Arianto tetap berlari tanpa mengambil kaos ataupun pakaian apapun selain celana pendek birunya. Sejak itu Arianto jadi sorotan masyarakat baik lokal maupun di media sosial.

Fotonya yang beredar ditangkap oleh wartawan Antara bernama Puspa Perwitasari dimana menunjukkan ekspresi dari sang Presiden. Bukan kaget atau takut, Presiden Republik Indonesia ke-7 tersebut malah tersenyum seperti malu atau geli melihat Arianto mengejarnya bertelanjang dada. Sementara foto yang sama menunjukkan dua pejabat di belakang Presiden malah berwajah panik dan terkejut saat melihat Arianto. Terlihat juga di foto bahwa si pemuda kurus Arianto berlari ke samping Presiden membawa sebotol air minum. Setelah diusut, ternyata Arianto memang tengah menikmati makan siangnya saat rombongan konvoi lewat. Hal ini membuktikan bahwa aksi pengejarannya terhadap Presiden Jokowi memang spontan dan tidak direncanakan.

Kakak Ipar Arianto Ikut Menemani ke Istana

Dua hari kemudian sejak kejadian tersebut, dua orang datang ke rumah Arianto dan menjemputnya untuk dibawa ke Jakarta. Dua orang yang mengaku asal Kota Sukabumi itu datang ke Kampung Ciawun menemui keluara Arianto dan meminta izin untuk membawanya. Mengaku bahwa ‘Orang Istana Negara’ yang mengundang, akhirnya orang tua Arianto mengizinkan Arianto dibawa pergi asal kakak iparnya ikut. Hingga saat ini belum ada kabar lagi apakah Arianto sudah tiba di Istana Negara dan bertemu Presiden Joko Widodo atau belum.

Saat dikonfirmasi, menurut pengakuan beberapa pihak di Istana Negara Jakarta, Presiden Joko Widodo belum menginstruksikan apapun tentang Arianto. Jadwal yang justru diketahui adalah Presiden akan berkunjung ke Papua dalam minggu ini untuk tugas negara. Keluarga Arianto sendiri masih menantikan kabar kepastian apakah putra mereka akan bertemu Presiden, atau hanya berkunjung ke Jakarta.

Presiden Joko Widodo memang merupakan sosok unik yang kerap melakukan aksi dan interaksi langsung dengan masyarakat. Sejak masa kampanye calon Presiden, ia dikenal dengan pelaku blusukan atau kunjungan mendadak untuk melihat aktivitas warga. Sejak masa jabatannya, Presiden yang akrab disebut Jokowi ini juga sering mengadakan kegiatan langsung dengan warga, baik di Istana maupun berbagai lokasi lainnya. Interaksi unik terbarunya adalah dengan memberikan hadiah sepeda kepada warga yang berpartisipasi dalam kegiatan tertentu yang diadakan pemerintah. (sbg/Novel)

Comments