Ilustrassi Mukbang
(Sumber: YouTube)

Sabigaju.com– Selain berbagai jenis prank, tayangan mukbang di YouTube bisa dibilang marak dan mendulang jumlah tayangan luar biasa.

Kata “mukbang” berasal dari dua kata bahasa Korea, “mukja” yang berarti “mari makan” dan “bang song” yang berarti “broadcast”. Popularitasnya berasal dari Korea Selatan, namun kini sudah tak lagi mengenal batas dan jarak, sudah dilakukan begitu banyak orang di penjuru dunia

Mukbang tidaklah sama seperti video orang makan biasa. Mukbang melibatkan jumlah makanan yang luar biasa banyaknya, baik dari kuantitas maupun jenisnya.

Orang yang membuat video menyantap makanan dalam jumlah banyak bisa mengonsumsi 4.000 kalori dalam satu tayangan mereka, bahkan lebih banyak lagi. Begitu fantastisnya jumlah makanan yang dikonsumsi dalam tayangan YouTube mukbang, ini pula yang membuat popularitasnya meroket.

Namun demikian tetap saja ada konsekuensi buruk yang bisa terjadi pada kesehatan dan tubuh kita.

BACA JUGA: Mindful Eating untuk Atasi Aktivitas Makan Berlebih

Bahaya Mukbang untuk kesehatan

Mukbang atau makan berlebih membutuhkan konsekuensi yang tidak sepele, yaitu kesehatan. Beberapa bahayanya selain yang sudah dijelaskan di atas adalah: Bahaya untuk metabolisme tubuh Orang yang makan berlebihan akan merusak respons metabolisme normal tubuh.

Ketika jumlah kalori yang masuk ke tubuh luar biasa banyak, akan terjadi gangguan metabolisme. Dalam jangka panjang, masalah metabolisme ini dapat menyebabkan obesitas dan diabetes.

Ketika orang mengonsumsi makanan terlalu banyak atau mukbang dalam jangka waktu lama, maka tubuhnya akan mengalami resistensi insulin.

Tak hanya itu, dalam jangka panjang mukbang juga bisa menjadi  terjadinya beragam penyakit seperti kanker, jantung, hingga perlemakan hati.

BACA JUGA: Porsi Menggila Saat Makan Bersama Orang Dekat

Artinya, semakin sering membuat konten menyantap makanan dalam jumlah banyak, akan semakin besar kemungkinan viral. Di sinilah ada siklus yang tidak sehat dan terus berulang. Mau tak mau, tubuh menjadi “tempat sampah” segala jenis makanan dalam tema produksi saat itu.

Memang bagi banyak bintang YouTube soal makan berlebih dalam jumlah banyak, konsekuensi ini belum terasa terlalu signifikan.

Bahkan, dianggap sepadan dengan popularitas dan uang yang dapat dikantongi. Faktanya, tubuh tak bisa berbohong.

Dalam jangka panjang, pasti akan ada “protes” dari tubuh ketika dipaksa menelan ribuan kalori dalam waktu singkat.

BACA JUGA: Serangan Jantung Intai Orang yang Makan Terburu-buru

Bahaya Buat Penonton

Mukbang tidak hanya berbahaya bagi para YouTuber yang melakukannya, tetapi juga berdampak pada penonton mereka.

Berdasarkan penelitian oleh University of Liverpool, para influencer dan pegiat media sosial bisa memengaruhi penontonnya untuk makan makanan tidak sehat, ungkap laman Korea Biomedical Review.

Selain itu, ada kecenderungan bahwa penonton melihat vdeo seseorang yang menyantap makanan secara berlebih sembari mengonsumsi makanan seperti camilan, makanan berat, atau minuman manis.

Tanpa sadar, kita mengonsumsi kalori yang banyak sembari menonton mukbang dan tidak memperhatikannya karena terlalu sibuk menyaksikan tayangan tersebut.

Alhasil, tubuh kita mendapatkan kalori yang lebih banyak dari seharusnya dan bisa memicu berbgaai penyakit.

Kamu setujukan kalo mukbang unfaedah? (Sbg/Rig)

Comments