(Sumber: Instagram.com/viavallen)

Sabigaju.com – Publik dan netizen kini tengah prihatin atas kejadian yang baru saja menimpa pedangdut nasional Via Vallen. Mobil Alphard warna putih kesangannya dibakar orang tak dikenal.

Hal itu diketahui lewat Dia mengabarkan hal itu melalui postingan di akun Instagramnya dimana terlihat si jago merah telah melalap mobil mewah Via Vallen.

Pasca dibakar Kondisi Mobil via Vallen sendiri Tampak hampir di seluruh bagian mobil itu hangus terbakar. Mulai dari bagian interior, atap, hingga depan mobil.Hanya bagian bawah belakang mobil saja yang tersisa sedikit tidak terbakar.

Ban depan terbakar habis, mesin, bumper depan, hingga area kabin juga tak luput dari lalapan si jago merah. Bagian kursi bahkan tinggal menyisakan rangkanya saja.

Tentu saja aksi ini menimbulkan kerugian bagi pemilik kendaraan. Timbul Pertanyaan jika mobil kesayangan kita dibakar orang apakah sebaiknya diservice kembali alias dibetulin atau lebih baik beli mobil yang baru saja?

BACA JUGA: Ini Soal Kebutuhan, Mobil Bekas Juga Oke Kok Sob! 

Asuransi Ganti Kerugian Nggak Yah?

Satu hal yang pasti Biaya yang  harus dikeluarkan untuk memperbaiki kendaraan yang dibakar Pastinya besar. Apalagi jika pemiliknya belum sempat mengasuransikan kendaraan pribadinya.

Jika sudah diasuransikan memang akan mempermudah penanggungan kerugian.  Terkait soal ini, jika penyebab terbakar itu karena perbuatan jahat, maka akan ditanggung pihak asuransi.

Hal itu tertuang dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 1 ayat 1.2 mengenai perbuatan jahat.

Dalam ketentuan polis, perbuatan jahat merupakan tindakan seseorang atau kelompok orang yang berjumlah kurang dari 12 (dua belas) orang yang dengan sengaja merusak harta benda orang lain karena dendam, dengki, amarah, atau vandalistis.

BACA JUGA: Sederet Pilihan Mobil Keluarga di Era New Normal 

Bisa Di Betulin Tapi Banyak kendala

Perbaikan mobil hangus lantaran dibakar orang, sebenarnya bisa saja dilakukan pemilik mobil. Namun mayoritas bengkel resmi tidak menyarankannya

Salah satu alasannya adalah untuk mendapatkan suku cadang seperti body menghabiskan lebih banyak waktu dan biaya.

Kalau ingin dibangun kembali secara teknis bisa saja, cuma bila dilihat tidak efisien, baik dari konsumen ataupun dari pihak bengkel.

Dan buat apa sih mengeluarkan biaya hingga hampir seperti beli mobil baru tapi kondisi tamobil tidak prima lagi Nggak gress lagi

Opsi kini bakal kembali ke Via untuk mengganti mobi yang telah  dibakar orang tak dikenal,  Bisa dengan  beli mobil bekas dengan tahun keluaran yang sama . Atau beli mobil baru yang gress dan fresh sekalian. (Sbg/Rig)

Comments