Otak Manusia
(Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Seringkali kepala kita dibuat pusing dan paranoid sendiri dengan berbagai mitos keliru mengenai otak manusia.

Otak manusia tetap sulit dipahami meski muncul kemajuan dalam sains modern. Banyak hal yang masih menjadi misteri. Mungkin inilah penyebab mengapa saat seseorang mendengar mitos tentang otak, kemudian mereka menyebarkannya. Terlepas apakah hal itu benar atau tidak.

Nah daripada makin bingung dan pusing sendiri, yuk langsung saja kita luruskan sederet mitos keliru mengenai otak manusia berikut ini.

Manusia Hanya Menggunakan 10%  Fungsi Otak

Pernyataan tentang otak manusia  ini sungguh Ironis dan banyak dari kita kerap meyakininya.

Padahal, ini jelas-jelas mitos keliru. Justru ketika otak kita bekerja, seluruh otaklah yang digunakan.

Tidak ada yang namanya hanya 5% saja atau 10% saja. Logikanya kalau memang hanya sebagian kecil yang digunakan, lalu mengapa ukuran otak manusia yang kita miliki ukurannya sebesar seperti yang kita miliki saat ini? Dengan kata lain, “buang-buang” ruang atau tempat saja bukan?

BACA JUGA: Jatuh Cinta Bukan Cuma Perasaan, Itu Urusan Otak!

Minuman Beralkohol Merusak Sel Otak

Sekilas mitos keliru mengenai otak manusia ini ini terasa sangat legit. Namun, faktanya sel otak tidaklah rusak walau kita telah meminum alkohol berbotol-botol.

Ketika kita minum minuman beralkohol (apalagi dalam jumlah banyak banget), tubuh kita lama kelamaan akan kekurangan Vitamin B.

Kekurangan vitamin B akan membuat penyerapan Thiamine alias nutrisi yang sangat dibutuhkan otak menjadi sedikit terganggu.

Nah dikarenakan jumlah Thiamine yang diserap otak sedikit atau tidak beraturan, alhasil mengganggu saraf penerima pesan di otak atau yang lebih dikenal dengan nama Dendrites.

Jadi intinya, kebanyakan minum alkohol akan mengganggu saraf otak bukannya merusak sel otak yang kita miliki.

BACA JUGA: Bercinta, Aktivitas Menyenangkan yang Bikin Otak Jadi Cerdas

Otak Akan Tetap Aktif Walau Kepala Sudah Terpisah Dari Tubuh

Mitos ini juga Keliru! Sebenarnya, ketika kepala kita sudah lepas dari tubuh, seketika itu pula seperti tubuh yang lain, kepala dan otak manusia langsung mati.

Kalaupun terlihat bahwa mata masih sedikit berkedip, itu merupakan proses dimana otak sedang mengalami koma sebelum akhirnya benar-benar mati.

Karena ingat guys! Ketika kepala kita putus dari badan, otomatis pasokan oksigen ke otak juga langsung berhenti total.

Otak Hanya Menerima Informasi Dari 5 Panca Indera Utama Saja

Pernyataan ini  juga keliru guys. Sebab otak kita juga bisa merespon atau mendapatkan info dari indera-indera tubuh kita lainnya seperti indera merasakan sakit dan indera / sensasi lainnya yang dirasakan oleh tubuh kita.

BACA JUGA: Bahaya Duduk Terlalu Lama Bagi Otak Manusia

Warna Otak Kita Semuanya Abu-Abu

Perlu diingat lagi bahwasanya warna otak tidaklah sepenuhnya abu-abu. Melainkan memiliki 4 warna: Abu abu, merah, putih, dan hitam.

Putih adalah warna dari jaringan saraf yang saling bersambung, hitam dari permukaan basal ganglia yang kaya akan zat melanin, dan merah tentunya berasal dari darah yang mengalir di otak kita.

Nah semoga artikel ini membantumu meluruskan mitos keliru tentang otak manusia      (Sbg/Rig)

Comments