Minum Kopi
Kebiasaan minum kopi, seakan sudah menjadi budaya bagi para pria. Entah itu sebagai minuman saat rapat,sekedar ngobrol santai, hingga jadi sajian saat kencan bersama pasangan tercinta.(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Saat ini minum kopi merupakan salah kegiatan  yang menjadi kegemaran para cowok kekinian.

Bahkan kebiasaan minum kopi, seakan sudah menjadi budaya bagi para pria. Entah itu sebagai minuman saat rapat,sekedar ngobrol santai, hingga jadi sajian saat kencan bersama pasangan tercinta.

Nah, buat para cowok yang doyan minum kopi,  kopi ternyata bermanfaat memperlambat atau bahkan menghentikan pertumbuhan kanker prostat.

BACA JUGA: Ternyata Jenis Kopi Favorit Bisa Ungkap Kepribadianmu! 

Penelitian Kopi  Hambat Kanker Prostat

Konsep yang paling penting untuk diambil dari penelitian ini adalah bahwa kopi mengandung senyawa yang telah terbukti mempengaruhi kesehatan manusia.

Para ilmuwan yang berasal dari Jepang mempelajari efek dari dua senyawa tertentu yang biasa ditemukan dalam biji kopi.

Dua senyawa tersebut adalah kahweol asetat dan cafestol – yang dapat menghambat pertumbuhan sel yang resisten terhadap obat anti kanker yang umum.

Kedua zat tersebut kemudian diterapkan dalam studi percontohan terhadap pertumbuhan tumor dalam sel tikus.

“Kami menemukan bahwa kahweol asetat dan cafestol menghambat pertumbuhan sel kanker pada tikus. Kombinasi itu tampaknya bekerja secara sinergis, yang mengarah ke pertumbuhan tumor yang secara signifikan lebih lambat daripada pada tikus yang tidak diobati,” papar pemimpin penelitian, Dr Hiroaki Iwamoto dari Sekolah Pascasarjana Ilmu Kedokteran Universitas Kanazawa.

Ilmuwan lain yang turut dalam peneltitan tersebut, Dr Hiroaki Iwamoto menambahkan, setelah 11 hari, tumor yang tidak diobati telah tumbuh sekitar tiga setengah kali volume aslinya (342 persen), sedangkan tumor pada tikus yang diobati dengan kedua senyawa tersebut tumbuh sekitar satu setengah kali ukuran aslinya (167 persen).

Efek Kopi Terhadap Prostat

Tim peneliti mengamati enam senyawa yang ditemukan dalam kopi. Mereka kemudian mengujinya pada sel kanker prostat manusia dalam sebuah piring dan kemudian pada 16 tikus, empat di antaranya adalah kontrol.

Mereka menemukan bahwa sel-sel yang diperlakukan dengan kahweol asetat dan cafestol tumbuh lebih lambat daripada kontrol.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan senyawa ini layak secara ilmiah, tetapi perlu penelitian detail lebih lanjut. itu tidak berarti bahwa temuan itu belum dapat diterapkan pada manusia,” katanya hati-hati.

BACA JUGA: Tren Bisnis Kedai Kopi di Kalangan Milenial

“Penting untuk menyimpan temuan ini dalam perspektif. Kami juga menemukan pengurangan pertumbuhan dalam sel tumor yang ditransplantasikan, bukan pada sel tumor asli. Namun itu belum diuji pada manusia,” ungkapnya.

Dia menambahkan senyawa tersebut tampaknya memiliki efek pada sel kanker prostat yang resisten terhadap obat dalam keadaan yang tepat, namun mereka memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sedang mempertimbangkan agar dapat menguji temuan ini dalam sampel yang lebih besar, dan kemudian pada manusia,” ujar Dr Hiroaki Iwamoto.

BACA JUGA:Bahaya Mematikan Apabila Terlalu Sering Minum Teh

Boleh Konsumsi Lebih Banyak Kopi?

Berdasar temuan itu, kita boleh dong minum kopi dalam jumlah besar sepuasnya?

Nah, Profesor Atsushi Mizokami, yang turut dalam penelitian itu menekankan,  walau temuan itu menjanjikan, tetapi ia menekankan agar jangan mengubah pola konsumsi kopi yang sewajarnya

“Minum Kopi memiliki efek positif dan negatif sehingga kita perlu mencari tahu lebih banyak tentang mekanisme di balik temuan ini ,” tutupnya. (Sbg/Rig)

Comments