Aktivitas Makan
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Meski terlihat mudah, aktivitas makan sebenarnya suatu proses kompleks yang melibatkan pikiran dan organ pencernaan. kamu membutuhkan waktu sekitar 20 menit setelah makan untuk merasa kenyang.

Nah, jika aktivitas makan yang kamu lakukan terlalu cepat, bisa jadi kamu bakal makan berlebihan. Untuk itu, kamu perlu menerapkan mindfull eating alias kesadaran penuh saat makan.

Mindful eating didasarkan pada kesadaran saat melakukan aktivitas makan. Ini berarti kamu memperhatikan sepenuhnya apa saja yang kamu santap, berapa banyak, emosimu saat makan, isyarat fisik saat makan, dan sebagainya.

Hal tersebut membantumu dalam mengenali dan mengatasi emosi dan sensasi fisik, seperti lapar dan kenyang. dengan begitu kamu dapat mencegah kelebihan makan.

Menurut psikolog Susan Albers, PsyD upaya mindful eating melibatkan perkembangan kesadaran yang kita bawa ke meja makan, apapun yang kita makan Hal ini bermanfaat apalagi jika kamu termasuk orang yang sering kelebihan makan karena senang ngemil,

Menurut Albers ada tiga trik mindful eating yang bisa kamu terapkan:

BACA JUGA: Kuliner Super untuk Menghadapi Polusi Udara Jakarta

Aktivitas Makan dalam Gelap

Rasa lapar yang sangat kuat dipengaruhi oleh sinyal visual. Misalnya saja karena melihat display cake di cafe atau foto makanan. Untuk mengontrolnya, cobalah tutup mata selama beberapa detik saat akan mengkonsumsi makanan.

Mengeliminasi sinyal-sinyal visual ketika makan membuat kita tidak mudah tergoda untuk memakan apapun yang ada di atas meja makan atau di rak. Kita juga cenderung lebih fokus dengan apa yang kita makan serta mudah mengidentifikasi sinyal rasa kenyang.

Tidak Terburu-buru Saat Aktivitas Makan

Pendekatan yang mindful dan berhati-hati artinya kita fokus saat melakukan aktivitas  makan dan tidak terburu-buru ketika mengkonsumsi cemilan atau makanan.

Dengan melibatkan  bagian tangan yang tidak dominan, hal itu juga bisa membuat proses makan dilakukan secara lebih perlahan.

BACA JUGA: Kebiasaan Memasak Lebih Baik daripada Pesan Makanan Via Online 

Mengalihkan Gigitan Pertama

Pernahkah kamu merasa gigitan pertama selalu paling nikmat ? Ada alasan untuk itu.

“Lidah mengidentifikasi sensasi baru dan dengan cepat terbiasa dengan rasa itu,” kata Albers.

Kita bisa dengan mudah mengalami kelebihan makan jika gigitan pertama tersebut membuat kita terus mencari kepuasan demi kepuasan.

Namun, setelah gigitan pertama itu cobalah beralih mencicipi makanan lain yang rasa, tekstur dan suhunya berbeda. Tunggu beberapa saat dan kembali ke makanan awal yang berisiko membuatmu makan berlebih. Rasanya akan berbeda, kan?

Kamu cenderung tidak lagi ingin mencari kepuasan besar dari makanan tersebut, hal ini bisa mencegahmu dari makan berlebih.

BACA JUGA: Sederet Kombinasi Kuliner Terlarang untuk Kamu Konsumsi 

Makanan Favorit untuk Berlatih Mindful Eating

Albers menyarankan untuk memilih dua makanan ini jika Anda membutuhkan camilan: jeruk Mandarin dan pistachio.

Menurut Albers, jeruk mandarin lebih mudah dikupas dari jeruk biasa dan kurang dari 100 kalori. Makanan juga memberikan momen meditasi yang sempurna, karena kamu bisa perlahan mengupas buah dan memakannya setahap demi setahap.

Sementara Pistachio bisa jadi pilihan lantaran memiliki kandungan kalori dan lemak terendah di antara kacang-kacangan. Ini membantumu mengatur gula darah ketika Anda sedang stres karena mereka memiliki serat dan protein.

So, kamu mau mencoba aktivitas makan dengan mempraktikan mindful eating? (Sbg/Rig)

Comments