Mimpi di masa Pandemi
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Di masa pandemi saat ini rupanya sebagian orang merasakan stres bahkan sampai terbawa ke dalam mimpi.

Google mencatat, pencarian mengenai mimpi aneh meningkat sebanyak empat kali lipat di Amerika Serikat dalam sepekan terakhir.

Tingginya pencarian ini bersamaan dengan situasi di mana semua orang tengah berjuang melawan virus corona dan bertahan di tengah lockdown, hingga akhirnya meresap ke alam bawah sadar.

Menurut survei terbaru yang dilakukan Sleep Standards terhadap 1.014 orang di Amerika Serikat, mereka yang ditanya mengaku tidurnya terganggu.

Namun demikian, seseorang bermimpi setiap malam. Semakin baik kualitas tidur, semakin kecil kemungkinan untuk mengingatnya pada pagi hari.

BACA JUGA: Stay at Home dan Fenomena Munculnya Vivid Dream

Isi Mimpi Susah Diingat

Kita menghabiskan sepertiga waktu untuk tidur yang sebagian besar melibatkan mimpi. Tetapi sebagian besar tak dapat mengingatnya meski terkadang masih ada bayang-bayang secara samar. Mengapa demikian?

“Kita memiliki kecenderungan untuk segera melupakan mimpi,” kata Thoma Andrillon,ahli saraf di Monash University Melbourne, Australia.

Mungkin sulit percaya kita bermimpi ketika tak mengingat apapun tentangnya tetapi beberapa orang terkadang mengingat mimpinya ketika bangun di saat yang tepat.

Pria bermimpi
(Foto: Freepik.com)

Meski alasan pastinya tidak diketahui sepenuhnya, beberapa studi menyebut proses ingatan selama tidur mengarah ke ide yang menjelaskan mengapa seseorang mudah lupa akan sesuatu. Selain itu, kebanyakan mimpi tidak berkesan atau memiliki arti.

Ambil contoh, apakah kamu ingat apa yang kalian pikirkan ketika menyikat gigi pagi tadi? Kebayakan akan menjawab tidak karena bisa saja pikiran tersebut bukan informasi penting.

Otak cenderung membuang hal-hal yang tidak perlu dan tidak memiliki nilai informasi tinggi. Mimpi, terutama yang tidak masuk akal, mungkin dianggap sebagai pikiran absurd dan dianggap tidak berguna untuk diingat oleh otak.

BACA JUGA: Jangan Konsumsi Makanan Ini, Jika Tak Ingin Dihantui Mimpi Buruk

Namun mimpi yang sifatnya lebih jelas, seperti emosional, tampaknya lebih mudah diingat karena memicu pemikiran lain. Misalnya mimpi ketemu mantan atau keluarga yang telah meninggal dunia.

Jika ingin meningkatkan daya ingat, terutama mimpi, Robert Stickgold, seorang profesor psikiatri di Harvard Medical School, menyarankan minum air sebelum tidur karena bisa memicu bangun di malam hari.

“Bangun tengah malam seringkali disertai dengan kemampuan mengingat mimpi yang baik,” kata Robert.

Namun, setelah bangun tidur, kebanyakan memori tentang mimpi bersifat rapuh sehingga peluang untuk mengingat mimpi akan semakin kecil.

BACA JUGA: Mimpi Basah Bukan Berarti Gejala Seksomnia?

Menguatkan Ingatan

Bermimpi saat sedang tertidur ternyata memberikan manfaat baik pada ingatan seseorang. Studi terbaru menunjukkan bermimpi ketika tidur nyenyak dapat memperkuat atau mengonsolidasi memori.

Penelitian terbaru dari University of Tsukuba dan University of Tokyo di Jepang menganalisis kerja neuron di otak ketika bermimpi. Studi ini dipublikasikan di jurnal Neuron  belum lama ini

Dalam studi yang dilakukan pada tikus itu, peneliti mendapati neuron ABNs yaitu sel saraf khusus di otak bagian hippocampus mengonsolidasi ingatan selama masa tidur paling nyenyak atau dikenal dengan REM. Studi pada tikus dipilih karena memiliki organ dan cara kerja yang hampir sama dengan manusia.

bermimpi bisa menguatkan ingatan di masa Pandemi
(Foto: Freepik.com)

“Temuan ini memberikan hubungan sebab akibat antara aktivitas ABN selama masa tidur REM dan konsolidasi memori,” tulis peneliti Deependra Kumar dalam abstrak penelitian.

Saat tidur nyenyak dan bermimpi, peneliti mendapati ABN mengalami perubahan yang memungkinkan konsolidasi memori lebih kuat. Selain itu tidur nyenyak dapat mensikronkan neuron yang merupakan kunci dari konsolidasi memori.

“Ini adalah perkembangan penting karena aktivitas dan peran ABN dalam konsolidasi memori selama tidur sebelumnya tidak diketahui,” ujar peneliti Masashi Yanagisawa.(Sbg/Rig)

Comments