Vape
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Kita semua tentu sudah mengetahui bahwa merokok baik baik melalui tembakau ataupun dan vape ( rokok elektrik) sangat merugikan kesehatan.

Lebih dari itu, di saat pandemi COVID-19 saat ini merokok dan menggunakan vape juga sebaiknya tidak dilakukan yah gaes! Sebab ternyata hal itu bisa membuatmu lebih berisiko mengalami infeksi virus COVID-19

Mengapa bisa demikian, simak ulasannya berikut ini.

BACA JUGA: Tips Jitu Biar Sukses Menghentikan Kebiasaan Merokok

Studi Resiko Merokok or Menggunakan Vape  dalam Penyebaran Virus COVID-19

Temuan kasus dimana merokok dan menggunakan vape bisa membuat seseorang berisiko mengalami infeksi virus COVID-19 didapatkan dari laporan terbaru publikasi ilmu pengetahuan Scientific American.

Studi tersebut mengungkap, perokok dan pengguna vape jangka panjang berisiko tinggi mengalami pengembangan kondisi paru-paru kronis, yang telah dikaitkan dengan kasus COVID-19 yang lebih parah. “Oleh karena itu, para ilmuwan mengatakan wajar jika mengasumsikan merokok dapat meningkatkan risiko pengembangan infeksi Virus Corona yang lebih serius,” tulis mereka.

Lantaran itu, Imunolog Dr. Jenna Macciochi menyarankan para perokok dan pengguna vape untuk berhenti. “Jika ada waktu yang paling tepat untuk berhenti merokok, itu adalah sekarang,” katanya.

Merokok menekan fungsi kekebalan di paru-paru dan memicu peradangan. Meskipun sekarang banyak yang beralih menggunakan vape sebagai alternatif dari rokok konvensional, tampaknya vape juga membawa risiko yang sama.

Meskipun risiko pengguna vape terhadap infeksi virus belum diteliti secara mendalam, ada penelitian yang menunjukkan, bahwa pengguna vape lebih berisiko mengalami infeksi pernapasan.

BACA JUGA: Puluhan Negara Kini Terapkan Larangan Rokok Elektrik

Terapkan Pola Hidup Sehat

Untuk mengurangi risiko tertular virus corona, Macciochi menyarankan untuk lebih mengelola stres, tidur cukup, menerapkan pola makan seimbang, dan aktif secara fisik.

“Tidak ada di antara tindakan tersebut yang akan menjadi pengaman kita terhadap infeksi, namun selalu usahakan mencapai tingkat kesehatan umum yang baik,” katanya.

Adapun soal pertanyaan apakah manusia akan memiliki kekebalan alami terhadap virus corona ini selama beberapa bulan ke depan, Macciochi mengatakan itu masih belum diketahui.

BACA JUGA: Sederet Kebiasaan Buruk Ini Sama Bahayanya dengan Merokok

“Kami belum tahu apakah virus baru ini akan menimbulkan kekebalan jangka panjang pada mereka yang terkena dampaknya atau tidak,” katanya

“Beberapa virus serupa tidak menimbulkan kekebalan jangka panjang. Namun, penelitian lebih lanjut sangat dibutuhkan sebelum kita bisa menyampaikan dengan pasti,” tegasnya.

So, gaes, berhenti merokok or menggunakan vape disaat pandemi COVID-19 adalah hal yang tepat untuk kamu lakukan! (Sbg/Rig)

Comments