Merawat Cinta
Sumber Foto: Pinterest/Photo Love Photography)

Sabigaju.com – Imbauan physical distancing untuk menghindari penyebaran virus corona praktis membuat para insan yang tengah menjalin hubungan cinta alias pacaran untuk menghabiskan waktu bersama orang terkasih pun hilang.

Bakan kondisi ini juga membuat pasangan suami istri perlu mengatur jarak. Tak sedikit pula pasangan yang menerapkan pisa sementara.

Kondisi ini bisa menghadirkan dua sisi. Kedua sisi itu di antaranya yang terbaik atau yang terburuk dari seseorang.

Nah, ada sejumlah cara buat kamu untuk merawat  cinta terhadap pacar ataupun pasangan terkasih biar nggak ambyar di tengah Pandemi COVID-19

BACA JUGA: Physical Distancing: Pentingnya Menjaga Jarak Fisik Bukan Hati 

1. Bersiap untuk Tantangan

Kamu dan pasangan perlu sadar akan persoalan yang mungkin dihadapi. Kesadaran akan membawamu ke jalur yang tepat.

Menurut pakar relationship yang juga penulis, Susan Quilliam, memang, kamu perlu mengerahkan segenap pengertian untuk memahami bahwa ini adalah waktu yang sulit. Namun, perlahan kamu dan pasangan akan terbiasa.

“Berpikir lah, seberapa lama kamu ingin bersama pasangan saat semua [pandemi Covid-19] berakhir. Terima lah bahwa terkadang kamu akan terganggu dan tak bisa berpikir jernih,” jelas Quilliam.

2. Bayangkan ini seperti Liburan

Self isolation barangkali dirasa seperti perangkap. Coba ubah pola pikir bahwa self isolation tak ubahnya liburan selama dua minggu.

“Mungkin terasa aneh saat kalian berdua ada di rumah. Tapi bayangkan kamu menikmati waktu istirahat bersama,” ujar Quilliam.

3. Me Time

Langkah merawat cinta lainnya adalah dengan meluangkan waktu untuk sendiri dan mengatur emosi yang dapat membuat seseorang lebih tenang dan berpikir rasional.

Quilliam menyarankan, jika kamu dan pasangan sama-sama bekerja dari rumah, maka sebaiknya bekerja lah di ruangan terpisah.

“Memiliki ruang untuk sendiri akan memastikan kegiatan-kegiatan lain seperti menonton televisi dan makan bersama bakal jadi waktu berkualitas untuk kalian berdua,” kata Quilliam.

BACA JUGA: Aman Berkencan di Tengah Merajalelanya Virus Corona

4. Sumber Kebahagiaan bukan Cuma Pasangan

Dari dulu ingin menonton serial tv yang keren? Atau ada setumpuk buku baru yang menanti untuk dibaca? Lakukan saja! Perlu diingat, sumber kebahagiaan bukan hanya pasangan.

Quilliam bahkan menyarankan untuk mengambil kursus daring. “Pastikan kamu mendapatkan beberapa jenis stimulan dan koneksi dengan orang-orang selain pasangan,” paparnya.

5. Kedepankan Diri Sendiri

Dalam hal merawat cinta, komunikasi jelas jadi kunci untuk meredakan situasi krisis termasuk dalam hubungan. Self isolation bisa jadi kesempatan untuk membongkar persoalan yang kemarin belum beres.

Sehingga, saat situasi kembali normal, Anda bisa kembali merajut hubungan yang lebih kuat.

Usahakan untuk tidak menggunakan bahasa yang memojokkan pasangan. Daripada bersikap reaktif dan menuding si dia, lebih baik bicarakan tentang dirimu. Mulai dengan ‘aku’ dan sampaikan apa yang kamu rasakan pada situasi ini.

6. Atur Diskusi Soal Virus

Aliran informasi mengenai infeksi virus corona seolah tak terbendung. Tiada hari tanpa informasi soal corona.

Quilliam menyarankan tiap pasangan untuk menyaring informasi-informasi ini. Terlalu banyak membicarakan virus malah membuat satu sama lain makin emosional.

“Anda lebih baik menjadwalkan waktu kapan Anda dan pasangan boleh menyinggung soal hal ini,” katanya.

BACA JUGA: Hubungan Seks di Saat Social Distancing

7. Makin Intim

Jika kamu maupun pasangan tidak mengalami gejala infeksi apapun, tak masalah untuk melakukan kontak fisik. Ini adalah hal baik untuk merawat cinta

Berpelukan atau berpegangan tangan bisa melepas hormon oksitoksin sehingga timbul rasa bahagia dan rasa aman.

Bentuk keintiman pun tak selalu lewat kontak fisik. Kamu bisa memberikan perhatian lewat membuatkan makanan kesukaan atau mengobrol dengan saling menatap satu sama lain.

So, gaes rawat cintamu baik-baik biar nggak ambyar yah. (Sbg/Rig)

Comments