Gairah Seksual
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Agar aktivitas hubungan intim mengesankan dan kedua pasangan bisa mencapai orgasme terbaik mereka, maka pasangan suami istri penting untuk memiliki gairah seksual yang membara.

Yup, gairah seksual merupakan faktor terpenting dalam kehidupan seksualitas suami istri. Penurunan atau hilangnya gairah tersebut, tentu dapat mengganggu hubungan dan keharmonisan negara.

Tak Hanya itu menurunnya gairah seksual yang menurun ternyata dapat membuat sebuah negara menjadi tidak stabil? Lho kok Bisa. Simak ulasannya berikut ini

BACA JUGA: Dilanda Cuaca Panas, Bolehkah Bercinta di Kolam Renang?

Pentingnya Gairah Seksual untuk Kestabilan Negara

Berkurangnya gairah seksual yang dialami kaum milenial alias ‘resesi seks’ juga disebut mengancam pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.

Kata resesi seks sendiri dipilih untuk menggambarkan bagaimana mood untuk melakukan hubungan seksual dan menikah turun tajam di Amerika Serikat.

Hal tersebut terungkap lewat hasil penelitian dari analis Jake Novak yang mengatakan bahwa berkurangnya semangat dalam kehidupan seks dari kelompok demografis usia itu telah merusak perekonomian AS secara lebih luas.

Resesi seks ini setidaknya terjadi karena sejumlah alasan. Pertama, ketakutan akan runtuhnya stabilitas ekonomi karena memiliki pasangan.

Kedua, banyaknya pinjaman anak muda AS untuk membiayai gaya hidup mereka yang tinggi.

BACA JUGA: 5 Cara Menikmati Hubungan Seks Saat Suhu Udara Panas

Video Porno  Bikin Orang Tak Tertarik Berhubungan Seks

Sementara yang menjadi  ketiga, munculnya situs porno, video game, media sosial bahkan robot seks yang membuat lelaki tidak tertarik pada wanita untuk berhubungan serius.

Menurut Novak, sejumlah penelitian baru-baru ini menyebut jatuhnya tingkat seks dan perkawinan disebabkan oleh teknologi dan peluang baru yang diberikan teknologi yang menyebabkan orang dewasa muda lebih senang menyendiri ketimbang berhubungan dengan manusia lainnya secara langsung.

“Semuanya, mulai dari pornografi online hingga video game canggih, hingga media sosial digunakan oleh banyak remaja sebagai pengganti kontak dengan manusia terutama untuk pria,” tulis Novak dalam penelitian itu.

BACA JUGA: Efek Buruk One Night Stand dalam Kehidupan

Menurunnya Gairah Seksual Mengancam Pertumbuhan Ekonomi

Adapun yang menjadi alasan keempat adalah kecenderungan perempuan mencari lelaki yang mapan untuk berumah tangga. Ini membuat perempuan sangat selektif memilih pasangan.

Alasan lainnya yang menyebabkan ‘resesi seks’ menurut Novak adalah, karena kaum milenial enggan mengeluarkan dana untuk kencan.

Oleh karenanya, jumlah pembelian bunga, tiket konser, dan biaya makan di restoran diperkirakan terpengaruh akibat keputusan ini.

Ini semua akan menyebabkan permasalahan serius pada ekonomi AS. Keengganan melakukan seks dan berumah tangga membuat tidak adanya permintaan untuk membeli rumah, membeli barang-barang ritel, bahkan kontrasepsi untuk sekedar berhubungan atau menunda kelahiran.

Wow, sedemikian parahnya dampak menurunnya gairah seksual hingga menjadi ancaman serius bagi demografi Amerika Serikat. (Sbg/Rig)

Comments