Lewat inovasi terkini sebuah Kuliner dari kawasan Bekasi mampu menghadirkan kuliner Ikan Bandeng tanpa Duri bernama Bandeng Rorod. (Foto: Instagram yesi_makrorod)
Lewat inovasi terkini sebuah Kuliner dari kawasan Bekasi mampu menghadirkan kuliner Ikan Bandeng tanpa Duri bernama Bandeng Rorod. (Foto: Instagram yesi_makrorod)

Sabigaju.com – Ikan bandeng merupakan salah satu ikan yang sudah sangat familiar di masyarakat. Selain kaya akan vitamin dan mineral, bandeng juga dapat diolah menjadi aneka masakan yang menggugah selera

Namun, tak sedikit orang memilih menghindari memakan ikan bandeng lantaran banyak duri. Bahkan, tak sedikit yang kesal dengan duri ikan bandeng yang terkadang menusuk di tenggorokan

Lewat inovasi terkini dari kawasan Bekasi mampu menghadirkan kuliner Ikan bandeng tanpa duri.

Berasal dari Kuliner Tradisional Betawi

Kuliner Ikan Bandeng Rorod adalah bandeng isi tanpa duri. Dulu, orang Betawi sering membuat Bandeng Rorod hanya pada momen tertentu saja.

Namun, di tangan bapak Afif Ridwan, kuliner tradisional ini diangkat kembali, bahkan menjadi ikon oleh-oleh khas Bekasi.

Kuliner Bandeng Rorod adalah sajian ikan bandeng isi beku tanpa duri. Dulu, orang Betawi sering membuat Bandeng Rorod hanya pada momen tertentu saja. Namun, kini kuliner tradisional ini diangkat kembali, bahkan menjadi ikon oleh-oleh khas Bekasi. (Foto Instagram dapurhangus)
Dulu, orang Betawi sering membuat Bandeng Rorod hanya pada momen tertentu saja. Namun, kini kuliner tradisional ini diangkat kembali, bahkan menjadi ikon oleh-oleh khas Bekasi. (Foto Instagram dapurhangus)

Afif Ridwan memulai usahanya pada tahun 2011. Usaha ini awalnya dirintis oleh ibunya, Mpok Omah. Ide awal usaha ini adalah karena ia menilai Kota Bekasi belum memiliki oleh-oleh khas.

Awalnya Kuliner Bandeng Rorod Mpok Omah menjual bandeng dalam keadaan matang, namun karena banyaknya pelanggan yang ingin membawa Bandeng Rorod Mpok Omah sebagai oleh-oleh akhirnya mulai tahun 2012 disediakan kuliner Bandeng Rorod beku (frozen) agar lebih tahan lama.

Bandeng Rorod hanya dapat bertahan 24 jam saja dalam suhu ruang, namun jika dalam keadaan beku bisa tahan sampai 6 bulan.

Tak Ada Duri dalam Kuliner Bandeng Rorod

Berbeda dengan bandeng presto yang memiliki tulang dan duri lunak, Kuliner Bandeng Rorod Mpok Omah tidak memiliki tulang dan duri.

Untuk menghilangkan tulang dan duri pada ikan bandeng, dilakukan dengan cara ditarik paksa tulang besarnya yang dalam bahasa Betawi disebut di rorod.

Berbeda dengan bandeng presto yang memiliki tulang dan duri lunak, Bandeng Rorod Mpok Omah tidak memiliki tulang dan duri.(Foto Instagram bandengrorodofficial)
Berbeda dengan bandeng presto yang memiliki tulang dan duri lunak, Bandeng Rorod Mpok Omah tidak memiliki tulang dan duri.(Foto: Instagram bandengrorodofficial)

Selanjutnya ikan yang sudah tanpa tulang tersebut dikeluarkan daging dari kulitnya dengan cara di kerok. Kemudian daging dipisahkan dari durinya.

Pada awalnya, proses pemisahan duri ikan bandeng dilakukan secara manual menggunakan tangan. Namun kini hal itu dilakukan dengan menggunakan teknologi berupa mesin canggih.

Daging Bandeng yang telah dipisahkan durinya kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu dan dimasukkan kembali di dalam ikan lalu dikukus sampai matang. Harga yang ditawarkan juga relative terjangkau yaitu sebesar Rp 25 ribu/pack.

Nah jika kamu mampir ke Bekasi jangan lupa untuk membawa kuliner Bandeng Rorod. (Sbg/Rig)

Comments