Bernard Batubara
Bernard Batubara. (Foto: Instagram benzbara)

Sabigaju.com – Ada yang bilang, jomblo itu membuat kita menjadi kurang fokus. Kadang sibuk memikirkan mantan, meresapi kegalauan, atau ada juga yang sibuk mingle dengan tujuan mendapat pengganti mantan.

Tapi ada juga yang berpendapat kalau menjadi jomblo, berarti kita bisa memaksimalkan diri kita sendiri. Mau berkarya, bisa fokus. Mau mengerjakan ini dan itu, tidak terganggu baik perkara waktu ataupun tanggung jawab untuk menyenangkan pacar.

Mau jalan-jalan ke sana kemari untuk mencari ide atau sekedar bersenang-senang dengan teman satu circle, lebih bebas lagi.

Nah kali ini, Sabigaju akan mengangkat kisah sukses menjadi lebih produktif dari penulis novel Bernard Batubara. Gimana sih, kisah lengkapnya?

Menjadi Jomblo dan Kemudian Move On

Ternyata sama seperti kita, Bara juga mengalami yang namanya harus move on. Setelah hubungan terakhirnya selesai di tahun 2016, ternyata Bara membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk move on, sob.

Bernard Batubara
Bernard Batubara. (Foto: Instagram benzbara)

Berawal dari semangat untuk terus maju dan percaya bahwa dalam hidup ini masih banyak yang bisa dinikmati selain urusan asmara, pemilik nama lengkap Bernard Batubara ini memutuskan untuk menyalurkan energi kesedihannya untuk menghasilkan karya berupa tulisan.

Bara percaya dengan menuliskan perasaan-perasaan negatif, Ia tidak hanya bisa membuangnya dari hatinya, tapi juga mempelajari, memahami, dan pada akhirnya menerimanya sebagai sesuatu yang tidak terhindarkan sekaligus membuatnya lebih dewasa.

Menjomblo Produktif ala Bernard Batubara

Selain menjalani hobi yang dia cintai yaitu menulis, Bara mulai jatuh cinta pada dunia baru; kopi. Semenjak putus, jalan hidup mengantarkannya ke teman-teman dan kesenangan yang baru dari dunia kopi. Bagi Bara, hal yang sangat menyenangkan dan memberinya energi yang positif.

Hampir selama enam bulan pertama 2017 Bara tidak menulis, apalagi baca buku karena asyik berteman dan bersosialisasi sama orang-orang baru. Saking tertariknya sama kopi, Bara sempat ikut belajar serius di salah satu sekolah kopi di Jakarta.

Lima Buku Dalam Kurun Waktu Kurang dari Dua Tahun

Sejak putus terakhir kali, ada 3 buku tulisan Bara yang sudah terbit: Metafora Padma, Elegi Rinaldo, Luka dalam Bara. Akhir tahun 2017 ini ada 2 yang akan menyusul terbit: Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran, dan Untuk Seorang Perempuan yang Memintaku Menjadi Hujan.

Novel Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran adalah novel yang ditulisnya sebagai adaptasi dari film Ismail Basbeth. Ismail Basbeth sutradara yang bikin film Another Trip to the Moon, Mencari Hilal, dan Talak 3. Filmnya saat ini lagi ditayangkan di festival-festival film luar negeri, termasuk di antaranya Busan dan Tokyo.

Bernard Batubara
Bernard Batubara . (Foto: Instagram benzbara)

Ceritanya dalam novel ini adalah tentang kehidupan absurd orang-orang yang merupakan gambaran simbolis masyarakat Indonesia sejak zaman kemerdekaan sampai masa kini. Seru, ya!

Sedangkan kumpulan prosa Untuk Seorang Perempuan yang Memintaku Menjadi Hujan Ini sebenarnya dibuat dari konten Steller milik Bara yang dilirik oleh penerbit untuk membuatnya menjadi buku.

Buku ini isinya mirip Luka dalam Bara. Agak bernada puisi tapi bukan puisi. Menurut Bara, kalua kamu lagi pengin meresapi kesedihan, boleh banget baca buku ini!

Tentang Surviving The Broken Heart

Ini dia, nasihat Bara untuk kamu yang sedang patah hati atau sudah lama menjomblo.

“Kehidupan enggak peduli kamu lagi bahagia atau sedih, lagi punya pacar atau udah putus, lagi bahagia dalam pernikahan atau udah divorced.”

“Kehidupan gak peduli itu. Jadi percuma meratapi kesedihan. Sama percumanya dengan berharap bahagia yang kamu rasakan sekarang akan bertahan selamanya. Enggak bakalan kejadian yang kayak gitu. Semuanya sementara dan akan terus berubah.”

“Jadi daripada hatiku patah terus dan tiap hari gak enak makan gak enak tidur, mending aku bikin sesuatu yang bikin aku senang.”

“Enggak usah buru-buru move on kalau belum bisa. Kalau masih sedih, mending kesedihannya diolah jadi sesuatu. Bikin karya seni. Alihkan energinya ke hal-hal yang positif.”

“Buka diri buat ketemu orang-orang baru yang punya pemikiran seru. Gabung ke lingkar pertemanan baru yang punya sesuatu yang menarik buatmu. Jelajahi potensimu. Lakukan hal-hal yang belum sempat kamu lakuin.” (Sbg/Ldr)

 

Comments