Blue Monday
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – di Media sosial netizen ramai membicarakan istilah Blue Monday. Apakah anda baru kali ini mendengar istilah ini? Bila ya, maka anda tidaklah sendirian.

Istilah Blue Monday sendiri disematkan pada hari Senin ketiga di bulan Januari, atau tepatnya hari ini, sebagai “the most depressing day of the year” atau hari yang paling membuat orang menjadi depresi dalam satu tahun

Namun benarkah hal tersebut? Yuk, kita simak ulasannya berikut ini:

BACA JUGA: Begini Sederet Kebiasaan Orang Sukses di Hari Senin

Blue Monday dan Pasca Usainya Masa High Season

Di negara-negara barat, Senin ketiga di bulan Januari biasanya menjadi hari berakhirnya kegembiraan yang dialami selama liburan Natal dan Tahun Baru.

Selain itu resolusi yang telah ditargetkan pada awal tahun pun mulai menampakkan kegagalan dalam pencapaiannya.

Dan juga ditambah masalah finansial yang muncul yaitu datangnya tagihan kartu kredit yang membengkak karena dipergunakan untuk banyak keperluan saat liburan Natal.

Apalagi tanggal gajian yang biasanya pada akhir bulan, masih lama jaraknya yaitu sekitar dua minggu lagi.

BACA JUGA: Berakhir Pekan dengan Gembira Demi Hari Senin yang Ceria 

Faktor Nggak Ilmiah Blue Monday

Istilah Blue Monday sering dikaitkan dengan faktor  cuaca.  Dimana saat ini negara-negara Eropa dan Amerika mengalami musim dingin.

Malam hari berlangsung lebih lama dibanding dengan siang hari karena posisi matahari yang sedang berada di bumi bagian selatan.

Karenanya, mereka akan menerima sinar matahari yang sedikit saat ini. Kondisi inil membuat kebanyakan orang merasa tidak enak badan dan mengalami SAD (Seasonal Affective Disorder) saat masyarakat mengalami gejala-gejala depresi selama musim dingin.

Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya produktivitas dalam bekerja atau aktivitas lainnya.

Namun yang jelas penelitian dan yang menyatakan Blue Monday sebagai hari yang paling menyedihkan belum pernah terjadi alias belum ada.

Sebab Blue Monday awalnya diciptakan oleh sebuah perusahaan travel yang bertujuan untuk menjual liburan di bulan Januari, dan dengan cepat berubah menjadi peluang pemasaran di seluruh dunia.

Dr. Cliff Arnell, pria yang menciptakan istilah  Blue Monday meminta maaf dan mengatakan ia tak pernah bermaksud agar orang merasa kesal padanya.

Bahkan, ia menyebut bahwa dirinya hanya melakukan hal itu guna mendorong orang-orang agar melihat sisi positif sebagai kesempatan untuk awal dan perubahan baru.

BACA JUGA: Ritual yang Bikin Kamu Lebih Produktif di Hari Senin 

Senin adalah Waktu yang Paling Sehat

Ada alasan kuat mengapa hari senin   adalah momen yang paling baik untuk kesehatan manusia.

Menurut penelitian, Senin merupakan hari yang menyehatkan bagi manusia.. Begitu hasil riset yang dipublikasikan American Journal of Preventive Medicine.

Orang cenderung memilih Senin, dibandingkan hari lain, sebagai hari untuk memulai diet, olahraga, berhenti merokok, dan pergi ke dokter.

Keinginan dan kebulatan tekad saja tentu belum cukup. Kecenderungan ini tidak selalu berbanding lurus dengan mulusnya praktik.

Hidup lebih sehat di hari Senin adalah perjuangan. Namun buktinya banyak yang berhasil mewujudkan janji.

So, bijaknya nggak usah dipercaya yah gaes soal  mitos keliru Blue Monday! (Sbg/Rig)

Comments